DepokNews — Memaksimalkan program kerja di tahun 2022, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Depok memiliki tiga isu strategis yang ditetapkan melalui Forum Rencana Kerja (Renja) Perangkat Daerah.

Kepala DUPR Dadan Rustandi mengatakan ketiga isu tersebut antara lainbanjir, longsor serta mengenai kemacetan di Kota Depok.

Menurut Dadan terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi terjadinya banjir. Faktor tersebut kata Dadan antara lain alih fungsi lahan Ruang Terbuka Hijau (RTH), kebiasaan warga yang membuang sampah sembarangan, pendangkalan sungai maupun situ, serta kapasitas saluran atau kali yang tidak bertambah.

“Untuk longsor juga demikian, faktornya antara lain pelanggaran Garis Sempadan Sungai (GSS), saluran pembuangan yang mengikis tebingan dan cuaca panas atau kemarau panjang dan tiba-tiba hujan. Ini tidak kita prediksi karena iklim sekarang mudah berubah,” ujar Kepala DPUPR Kota Depok, Dadan Rustandi, usai kegiatan Forum Renja Tahun 2022 di Aula DPUPR Kota Depok, Rabu (17/02/21).

Sedangkan kemacetan, kata Dadan, saat ini perlu mendapat perhatian karena populasi yang terus bertambah diiringi pertumbuhan kendaraan, namun kapasitas jalan tidak bertambah. Selain itu, panjang dan lebar jalan juga tidak bertambah.

“Kurangnya pembangunan trotoar juga menjadi faktor kemacetan. Untuk itu, kami akan fokus terhadap tiga isu tersebut. Mudah-mudahan apa yang direncanakan dapat berjalan dengan baik,” tutupnya