DepokNews- Survey yang dilakukan komunitas Sahabat Depok menyimpulkan bahwa hampir semua responden menginginkan Wali Kota Depok kedepan memiliki jiwa Religius.

Menanggapi survey tersebut, Wali Kota Depok Muhammad Idris mengatakan
religius adalah taat beragama dan bernegara. Artinya masyarakat yang meminta hal tersebut sangat wajar.

“Kalau orang gak taat bernegara ngapain dipilih, kalau orang enggak taat agama ngapain dipilih. Kita adalah negara pancasila dan semua calon harus religius,” ujarnya saat diwawancarai sejumlah awak media. Kamis (4/12/2020).

Idris juga mengungkapkan pihaknya sudah melakukan pendalaman atau survei di bulan januari dan survei kedua yaitu april.

“Dan berdasarkan Informasi petahanan masih teratas. Presentase biar mereka yang mensurvei,”katanya.

Selain itu Idris mengaku masih sangat mencintai PKS. Untuk itu dirinya berharap cintanya kepada Partai Besutan Sohibul Iman tersebut tidak tertolak.

“Pengalaman saya pribadi secara ideologi. Kalau pribadi ya kalau Maslah kelembagaan itu hak mereka. kalau secara pribadi saya masi cinta PKS semoga cinta saya masih diterima,”ujarnya.

Idris menegaskan namun jika PKS tidak lagi menerima cintanya, dirinya siap mencari cinta yang lain (atau kendaraan yang lain).

“kalau enggak diterima kita cari cinta yang lain. Dan saya juga cinta partai lain. Kita gabung sama- sama yang penting memajukan Depok,”ujarnya.

Idris juga mengungkapkan bahwa dirinya tidak pernah digantung oleh PKS. Sebab kata Idris sejak dirinya Calon Wakil dan Wali sudah terbiasa dan pengumuman calon pada saat last minute.

“Enggak merasa digantung sama sekali. itu biasa sejak dulu sejak saya jadi calon wakil dan walikota pertama itu sudah biasa. Last minute biasa, jadi biasa saja jangan baper. Kalau enggak dapat kendaraan yaudah enggak usah mencak -mencak,”ujarnya.