DepokNews–FP (83) yang mengeprok istrinya Kartini menggunakan palu dikarenakan dirinya sakit hati tidak segera diberikan makanannya karena mau minum obat.

FP dihadapan wartawan mengatakan saat itu dirinya mau minum obat dan meminta makan kepada istrinya, namun istrinya tidak segera memberikan makan.

“Kami mau minum obat, kita mau makan tapi engak dikasih secepatnya, saya jadi kesal dan pukul dia pakai palu”katanya.

FP menambahkan tidak hanya masalah itu saja, menurut FP istrinya membuat berat badannya menurun hingga lima kg.

“Dulu berat badan kami sekitar 60 Kg, pas ditimbang di Puskesmas berat badan saya turun hingga 55 Kg”katanya.

Dengan menurun berat badannya FP menuding kalau istrinya Kartini akan menyakiti dirinya dan membunuh dirinya secara perlahan.

“Makanya kami kesal, dan saya nyesal dengan perbuatan saya”katanya.

FP belum mengetahui kalau istri yang dipukulnya sudah meninggal dunia, dikhawatirkan jika FP mengetahui istrinya sudah meninggal dunia maka FP akan melakukan percobaan bunuh diri.

“Kami belum berikan informasi kepada tersangka kalau istrinya sudah meninggal dunia, dikhawatirkan tersangka kesal dan melakukan percobaan bunuh diri lagi”kata Kapolsek Beji Kompol Yeny Anggraeni Sihombing.

Bahkan anak dan keluarganya juga belum memberikan informasi tersebut.

Berita terkait: