DepokNews– Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kota Depok, Dani Yanuar Eka Putra mengatakan pemuda Muhammadiyah adalah gerakan pemuda dan gerakan moral yang mengedapankan Etika Politik.

Sebagai anak kandung, Muhammadiyah kata Dani lahir sebagai gerakan dakwah amar ma’ruf nahi munkar merupakan suatu cahaya titik terang untuk membawa pesan dakwah perubahan dalam memajukan masyarakat dan mencerahkan semesta. Sehingga dalam melakukan pergerakan tentu memiliki pedoman praksis dan filosofis.

“Pandangan tentang etika politik yang kami harapkan muncul di Pilkada ini ialah Integritas. Jika integritas dikaitkan dengan nilai dasar dalam perilaku, khususnya politik kebangsaan kita bisa merujuk pada Etika Politik yang telah dirumuskan oleh Muhammadiyah,”katanya. Rabu (16/9/2020)
Dikatakan Dani nilai-nilai di pilkada Kota Depok harus ada nilai keadilan (al-‘adalah), Persaudaraan (al-Ukhuwah), Persamaan (al-Musawah), Musyawarah (as-Syura), Pluralitas (at-Ta’addudiyah), Perdamaian (as-Silm), Pertanggung Jawaban (al-Mas’uliyah), dan Otokritik (an-naqd az-zatiy).
“Kemudian rumusan ini ditutup dengan karakteristik Good Governance (tata pemerintah yang baik) dan kepemimpinan nasional. (Himpunan Putusan Tarjih 3, Hal. 9-14),” ujarnya
Kemudia akhir daripada gelaran Pilkada ini bukan hanya mengenai siapa pemenangnya namun cita-cita terwujudnya Good Governance (tata pemerintah yang baik) untuk Kota Depok.
Sehingga perlu banyak elemen-elemen gerakan moral, gerakan pemuda yang masih idealis, gerakan sipil masyarakat yang independen dan tidak memihak kesana kemari untuk mewujudkan cita-cita tersebut.
“Mari bersama menjaga Pilkada untuk mewujudkan Asas dan Prinsip Pemilihan yang dilaksanakan secara demokratis berdasarkan asas langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil,” katanya