DepokNews- Ketua DPC PPP Kota Depok Qonita Lutfiyah, memaknai Hari Kemerdekaan bukan hanya menggelar kegiatan serimoni. Namun, lebih kepada upaya mengisi kemerdekaan dengan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan mewujudkan pembangunan yang adil merata.

“Memaknai kemerdekaan tidak cukup dengan melakukan kegiatan serimonial, tapi lebih dari itu,” tutur Qonita.

Anggota DPRD Kota Depok ini menuturkan, kemerdekaan merupakan anugerah yang diberikan Allah SWT kepada Bangsa Indonesia, melalui perjuangan para pahlawan mengusir penjajah di nusantara.

“Membuka sejarah perjuangan meraih kemerdekaan, para pahlawan revolusi dengan segenap upaya, berkorban jiwa dan raga mengusir penjajah hingga Bangsa Indonesia dapat memproklamasikan kemerdekannya pada 17 Agustus 1945 kepada dunia,” paparnya.

Perjuangan tersebut, kata Qonita, teramat berat untuk digapai. Namun, yang lebih sulit adalah bagaimana mengisi kemerdekaan dan mempertahankan keutuhan NKRI serta membangun peradaban bangsa.

“Dengan memberikan ide, gagasan, pemikiran terbaik kita untuk bangsa dan negara, itu juga salah satu cara mengisi kemerdekaan,” katanya.

Sebab, sambung Qonita, hal tersebut yang dibutuhkan bangsa dan negara. Sehingga, seluruh warga negara Indonesia (WNI) harus merapatkan barisan, memiliki toleransi antar sesama, membangun persatuan untuk pembangunan yang lebih baik.

“Jangan ciptakan permusuhan yang dapat merusak harmonisasi dan membuat kita  tidak produktif. Hal tersebut harus hilangkan,” sambungnya.

Jangan sampai setelah memproklamasikan kemerdekaan, Bangsa Indonesia malah dijajah dalam bentuk lain, baik dari internal maupun eksternal. Qonita menambahkan, dalam pembukaan UUD 45 sendiri, terdapat kalimat ‘Mengantarkan bangsa Indonesia menuju pintu gerbang kemerdekaan.

”Usia 75 tahun adalah usia yang matang dalam menjalankan roda pemerintahan dan juga ke warganya, tinggal bagaimana kita memproses dan menjadi matang dalam arti dewasa yang dapat membawa kebaikan untuk seluruh warganya,” tutupnya.(mia)