DepokNews–Hingga sekitar tiga jam petugas Tagana Kota Depok melakukan pencarian bocah yang tenggelam di sungai Ciliwung, namun belum juga menemukan keberadaan kedua korban yaitu Muhammad Rafi Ardian dan Muhammad Edis Mirakahil, warga gang Poncol, Kelurahan Tugu Kecamatan Cimanggis Kota Depok.

Raihan (13) salah satu rekan korban yang selamat mengatakan, awalnya dia bersama tujuh rekannya yaitu Noval, Ardian, Catur, Ihsan, Fami, Edis, Naufal merencanakan bermain di bantaran Sungai dekat rumah mereka. Sebuah ban dalam bekas dipersiapkan untuk mereka berenang.

“Mereka ngajakin main ban, saya bilang ke Noval Gua Ama lu ya tapi waktu turun ke air dia akhirnya barengan sama Rafi. Saya sama Edis katanya sih bisa berenang,”katanya.

Dia mengatakan salah satu rekannya yaitu Catur mengatakan yang tak bisa berenang lebih baik tidak memaksakan turun bermain ke air.

Sementara itu, ban yang dibawa juga langsung digunakan.

“Saya udah feeling, kayanya mereka belom ke kiri kemudian saya dorong ke kanan (agar tidak terseret arus),”katanya.

Raihan menuturkan, korban Edis tiba – tiba turun dari ban dan panik seperti hendak merangkul kawan – kawan sepermainannya tersebut.

Dirinya juga merasa sudah tidak kuat bernafas dan memilih untuk berenang ke pinggiran sungai hingga salah satu temannya Rafi membantu dengan mengulurkan kayu.

“Rafi teriak itu ga ada yang nolongin, dia loncat mau menyelamatkan Edis. Saya lihat Edis ga kuat napas dan berenang, Rafi juga sama akhirnya terlepas mereka hanyut,”katanya.

Dia mengaku, mereka yang selamat tidak ada yang berani membantu karena takut terseret.

Tidak lama kemudian, tubuh kedua korban tenggelam terbawa arus Sungai Ciliwung.

“Dari situ, kami minta tolong warga sekitar untuk membantu menyelamatkan korban,”katanya.

Hingga saat ini tim gabungan masih melakukan pencarian dua korban tersebut.