DepokNews–Pra-Raker Perkumpulan Genpro Depok Chapter atau disingkat GDC yang bertempat di kawasan ruko Grand Depok City (GDC) tepatnya di Ruko Anggrek I/15 Tirtajaya berlangsung tertib, lancar dan seru. Sabtu pagi yang cerah, dimulai acara sekitar jam 9 pagi mulai berdatangan dan berkumpul para pengurus ke Kaber (kantor bersama) Graha Genpro. Panitia acara kali ini dikomandani coach Idris Said, pengusaha EO, catering dan produk consumer goods yang mempunyai gudang besar di Kukusan, Beji. Dibantu kepanitian, pengusaha properti sang Arsitek coach Pangadi yang sukses mendesain dan membangun ratusan unit properti perumahan, perkantoran, masjid, gedung, landscape, dll. Dan srikandi pengusaha Ibu Wati Haqy Donut kentang yang terkenal enak dengan teksturnya yang lembut, khas kentang dan ribuan produksinya setiap bulan.

Setelah dibuka acara dan sambutan oleh Preschap Genpro Depok, Setiyo Sudiyono, menegaskan kembali Value dari organisasi Genpro Depok untuk bersama saling menguatkan, melayani dan mensejahterakan; menguatkan pondasi organisasi menjadikannya kokoh dengan saling menguatkan segala potensi sumber daya para pengusaha yang ada; memberikan pelayanan terbaik, ikhlas penuh suka cita dan mensejahterakan supaya semua yang bergabung dalam Genpro bisa naik kelas, bertambah rezekinya, makin bersyukur dan bisa berbagi lebih banyak.

Sesi pertama pra-raker diawali dari tim divisi Media & Dokumentasi, Pak Muji dan Bu Desi memaparkan pentingnya peran media bagi pengusaha Genpro terutama mereka yang sudah sukses bisa memberikan kontribusi pembelajaran dan pengalamannya kepada para pengusaha yang sedang bertumbuh supaya lebih berdaya saing, dikenal dan menaikkan level bisnisnya. Diperlukan dokumentasi profile usahanya yang menarik apalagi dengan fotografi produk yang keren-keren.

Dilanjutkan berturut-turut pemaparan dari tim divisi Area Coordinator, Women Entrepreneur dan Youth Entrepreneur yang ketiganya menguatkan masing-masing divisinya untuk berkolaborasi bersama menguatkan jaringan pengusaha di tingkat wilayah kecamatan dan kelurahan baik level pengusaha UKM dan UMB. Dari 256 member Genpro Depok lebih dari 70% adalah pengusaha level UKM bahkan ada yang masih ultramikro.

Diwakili dari divisi Pengusaha Wanitanya, Ustadzah Eka Rahayu, peran penting wanita dalam ketahanan keluarga membantu kesejahteraan keluarganya dengan wirausaha mandiri dan berkomunitas tanpa mengabaikan peran serta sebagai istri dan ibu dalam keluarga dengan seimbang dan tetap harmonis. Pentingnya pembinaan dan pendampingan intensif supaya usahanya berkembang, terus bergerak dan lincah. Begitupun disampaikan dari divisi Pengusaha Muda, Bang Omey panggilan akrabnya dan Adik Naufal yang masih kuliah di FEB UI ini, memaparkan bagaimana peran anak muda yang berbisnis di masa kuliahnya sudah mulai banyak dan kreatif, diperlukan media komunikasi berupa sharing dan forum diskusi rutin untuk mengeksplorasi ide-ide, gerakan dan energi mudanya bertumbuh. Banyak kisah anak muda sukses yang berbisnis menjadi inspirasi mereka. Melengkapi sesi siang sebelum istirahat makan siang, dari divisi Area Coordinator, Om Dudy dan Mas Arif menyampaikan tentang database pengusaha yang ada difollowup lebih tersistem dengan aplikasi dan sering diadakan ajang temu bisnis per wilayah dan menguatkan simpul-simpul bisnis per produk dan pasarnya.

Acara makan siang pun berlanjut dengan obrolan-obrolan menarik dan seru tentang program, kisah di lapangan dan bisnis mereka yang jatuh bangun.

(bersambung)