DepokNews– Wabah Corona (Covid-19) yang melanda Indonesia khususnya Kota Depok tidak hanya membuat orang panik. Namun akibat wabah ini panti asuhan di Kota Depok mengalami kesulitan pendanaan akibat berkurangnya para Donatur.

Ketua Forum Panti Asuhan Kota Depok, Munheri Koto mengatakan jumlah panti asuhan yang legal di Kota Depok sebanyak 40 panti dengan total anak asuh sebanyak 2000 ribuan lebih. Dari jumlah tersebut para pemilik panti merasakan kesulitan pendanaan sejak Corona melanda Indonesia.

” Saya sebagai ketua forum udah bertemu langsung dengan seluruh pemilik panti mereka merasa sangat kesulitan saat ini. Para donatur mulai berkurang,”ujarnya saat dihubungi. Selasa (31/3/2020).

Menurutnya kondisi ini sangat sulit dialami oleh pemilik panti. Sebab mereka harus menanggung anak asuh mereka yang berjumlah ratusan tiap panti.

” Tentu ini kondisi yang tidak diinginkan. Untuk itu ditengah keadaan seperti ini mereka sangat berharap suport dari pemerintah dan masyarakat agar memperhatikan keadaan mereka,”ujarnya.

Selain kesulitan secara pendanaan mereka juga kekurangan stok Masker,hand sanitizer serta alat untuk kebersihan lainnya.

” Kami sangat berharap pemerintah tidak hanya fokus yang lain. Tapi juga memperhatikan keadaan para anak-anak panti. mereka Juga butuh disemprot Disinfektan dan kebutuhan kesehatan lainnya,”ungkapnya.

Selanjutnya Kepada pemerintah Kota Depok, pihaknya meminta untuk memperhatikan kondisi di Panti Asuhan di kota Depok yang saat ini mengalami penurunan donasi dari para donatur yang biasa datang berkunjung untuk memberi bantuan atau sumbangan.

“untuk itu mohon kiranya ada bantuan berupa apapun yang di alokasikan untuk memenuhi kebutuhan anak-anakku asuh yang tinggal di panti asuhan,”terangnya.

Dikatakan Munheri saat ini anak-anak panti terus mematuhi himbau Pemerintah dengan belajar di rumah serta menerapkan pola hidup bersih.

” Anak-anak panti belajar di rumah dan mereka tetap stay di rumah. Alhamdulillah keadaan mereka dalam keadaan baik sehat wal Afiat dan semoga ada yang memperhatikan keadaan kami,”tuturnya