DepokNews- Wujud kecintaan dan kepedulian Imam Budi Hartono terhadap pemuda, tidak hanya dilakukan dengan aktif di organisasi kepemudaan, dan menggulirkan program saat menjadi anggota legislatif di DPRD Kota Depok maupun Provinsi Jawa Barat.

Memperingati Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober, Calon Wakil Walikota Nomor Urut 2 dari Koalisi Tertata Adil Sejahtera (TAS) ini juga mempersembahkan video pesan damai dan persaudaraan untuk pemuda di Kota Depok dan umumnya Indonesia.

“Pada momen sumpah pemuda 2020 ini, saya bersama tim membuat video, durasinya sekitar 12 menit tujuh detik,” kata Imam yang menjadi exsekutif produser pada video tersebut.

Pada Hari Sumpah Pemuda ke-92 ini, pendamping Calon Walikota, Mohammad Idris ini menjelaskan, pihaknya sengaja membuat video yang diunggah ke platfrom youtube untuk menggandeng seluruh pemuda dan kembali ke titah Sumpah Pemuda.

“Kami mengajak pemuda bergandengan tangan dan mewujudkan Indonesia maju bersama pemuda. Sebab. Pemuda menjadi generasi penerus bangsa dan pemegang tongkat estafet kepemimpinan saat ini di masa depan,” jelas Imam.

Pada video tersebut, Wakil Ketua Karang Taruna (Katar) Jabar ini pun membuat pesan mendalam bagi seluruh pemuda. Ia mengatakan, kedamaian adalah impian bagi semua, kebersaaman jadi harapan dalam kehidupan ini, kesejahteraan akan selalu merekat dalam keharmonisan dan persatuan merupakan kunci kesuksesan.

“Namun, Itu semua hanya akan terwujud dari peran aktif putra-putri bangsa Indonesia. Kami atasnama generasi penerus bangsa,” ucap Imam.

Pada Pilkada Depok 2020, Paslon Nomor Urut 2 memiliki visi mewujudkan Kota Depok yang Maju, Berbudaya dan Sejahtera. Sementara, ada 10 program atau janji kampanye yang akan direalisasikan saat Idris-Imam memenangkan kontestasi Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Depok 2020, yakni dana Rp5 miliar per kelurahan, 5.000 pengusaha/startup baru dan 1.000 perempuan pengusaha.

Kemudian, meningkatkan insentif honorer dan guru swasta, alun-alun dan taman hutan kota di wilayah barat, meningkatkan insentif pembimbing rohani, meningkatkan insentif RT, RW, LPM, pusat olahraga dan UMKM, wifi gratis, sekolah/madrasah negeri per kecamatan dan Posyandu/Posbindu di tiap RW.

“Dari dana Rp5 miliar per kelurahan, pemuda bisa ambil bagian di sana, dengan membuat program dan kegiatan positif,” katanya.

Selain itu, mantan Ketua Komisi IV DPRD Jabar ini menambahkan, pada program 5.000 pengusaha/startup baru dan 1.000 perempuan pengusaha, pemuda juga akan dilibatkan. Sehingga, pemuda Depok dapat mandiri dan sejahtera.

“Kami ingin mewujudkan kemandirian dan kesejahteraan bagi pemuda Kota Depok. Kuncinya, datang ke TPS (Tempat Pemungutan Suara) pada 9 Desember, pilih Nomor Urut 2, Idris-Imam demi Kota Depok Maju, Berbudaya, Sejahtera,” pungkas Imam. (Mia)