DepokNews – Wakil Wali Kota Depok, Imam Budi Hartono menjadi pembicara pada Webinar Environmental Engineering Goes Around The World 3 ‘Renewable and Waste To Energy’. Dalam acara tersebut Imam memaparkan bahwa 20224 Kota Depok dapat menjadi zero waste city atau kota bebas sampah. Salah satu upaya agar hal tersebut dapat tercapai, yaitu mengaktifkan peran komunitas bank sampah di tingkat Rukun Warga (RW).

“Peran komunitas atau bank sampah di Kota Depok sangatlah membantu terjadinya zero waste di Kota Depok. Dari 925 RW, baru terbentuk 300-an bank sampah, jadi masih sepertiganya. Kami akan terus meningkatkan agar setiap RW memiliki bank sampah,” ujarnya. Jumat (25/6/2021)

Selain itu sampai saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) Depok juga terus berupaya menangani Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipayung. Pada Juli mendatang, pihaknya akan melakukan lelang agar sampah yang ada di TPA Cipayung dapat berbasis Refuse Derived Fuel (RDF).

“Berikutnya lembaga yang bisa bekerja sama mengatasi sampah adalah para pelaku usaha atau bisnis. Jadi, temen-temen bank sampah bisa menjual plastik yang telah dipilah kepada para pelaku bisnis. Kemudian, ada minyak jelantah yang sekarang sudah dikumpulkan dan dapat menghasilkan uang untuk masyarakat,” katanya.

Pada kesempata tersebut imam juga menyampaikan beberapa sumber energi terbarukan yang dapat dimanfaatkan di Indonesia.Sumber tersebut kata imam yaitu panas bumi, angin, biomassa, aliran dan terjunan air, sampah, limbah produk pertanian, limbah atau kotoran hewan ternak, gerakan dan pembesaran suhu lapisan laut, serta sumber energi terbarukan lainnya.

“Lalu ada sinar matahari. Sinar matahari ini sudah bisa diaplikasikan lewat beberapa gedung-gedung pemerintahan, biasanya di lantai paling atas ada solar cell, jadi bisa menggantikan listrik dari PLN,” pungkas Imam.