DepokNews–Bus Penumpang Bus Antar Kota dan Propinsi di Terminal Depok Jalan Margonda, Kecamatan Pancoran Mas dikatakan menurun.

Penumpang menurun diduga karena adanya surat himbauan Walikota Depok Walikota Depok kepada warga untuk tidak berpegian ke pusat keramaian.

Hendra selaku operator pemberangkatan Bus MGI Depok-Bandung kepada wartawan pada Selasa(17/3) mengatakan sejak dikeluarkannya informasi terkait dua orang warga Depok, yang dinyatakan positif Korona angka penumpang bus terus mengalami penurunan.

“Biasanya kalau hari Senin itu sampai 20 orang, penumpang minimal. Sekarang hanya dua orang, karena Korona yang naik bus turun sekali. Otomatis, pendapatan supir juga semakin berkurang,”katanya.

Kasubag Tata Usaha di UPT terminal Dishub Depok, Reynold John mengatakan penurunan penumpang bus terutama untuk jalur Bandung – Depok mengalami penurunan drastis hingga 70 persen.

Pelayanan transportasi publik di Kota Depok, masih berjalan kondusif.

Namun, penurunan penumpang bus sangat terlihat terutama di Terminal Terpadu, Jalan Margonda Kota Depok.

” Untuk penumpang bus dari bandara awalnya mengalami penurunan juga, hampir 70 – 80 persen. Terutama mereka yang datang dari luar negeri, namun saat ini untuk penerbangan domestik terpantau normal kembali,” bebernya.

Sementara itu, berdasarkan surat edaran dari Wali Kota Depok untuk transportasi busway atau Trans Jakarta,

untuk sementara waktu tidak dioperasikan. Hingga 14 hari kedepan, khusus di wilayah perbatasan DKI Jakarta.

“Kebijakan ini dilakukan, agar masyarakat beraktifitas di rumah tidak perlu pergi ke Jakarta,” bebernya.

Disisi lain pihaknya telah melakukan antisipasi terkait penyebaran virus korona di ruang publik, yaitu dengan membentuk posko kesehatan bersama Dinkes dan memberikan edukasi kepada para penumpang baik di angkutan kota, maupun bus antar kota.

“Sosialisasi ini kita berikan, kepada mereka agar hidup lebih sehat mulai dari etika batuk dijaga, mencuci tangan dengan benar, dan selalu menggunakan sanitizer,” tegasnya.