Foto: Walikota Depok, Mohammad Idris

Idris Sebut RTP Wujud Nyata Tiga Program Unggulan Kota Depok

Posted on
DepokNews — Walikota Depok, Mohammad Idris menyebutkan RTP atau Ruang Terbuka Publik merupakan salah satu media untuk menampung dan menerapkan wujud nyata dari esensi ketiga program unggulan Kota Depok. Sesuai yang diketahui bersama, Kota Depok memiliki tiga program unggulan.
 Tiga program unggulan Kota Depok, yaitu Zero Waste City (Kota Bebas Sampah), Smart Healthy City (Kota Sehat), dan Family Friendly City (Kota Ramah Keluarga).
“Ketiga program unggulan tersebut akan disatupadukan ke dalam Ruang Terbuka Publik. Saat ini pemerintah akan terus menggenjot untuk mewujudkan ketiga program unggulan tersebut untuk masyarakat Kota Depok,” ujar Walikota Depok beberapa waktu lalu.
Pada dasarnya, Pemerintah Kota berkewajiban menyediakan ruang kota yang dapat dimanfaatkan oleh semua lapisan masyarakat. Selain itu, penyediaan RTH juga menjadi janji yang telah diakomodir dalam misi ke-empat pada RPJMD 2016-2021.
“Semangat kami terdorong untuk secepatnya memenuhi RTH di Kota Depok. Semoga FGD ini bisa menyelaraskan pemahaman bersama dari pokok pemikiran tentang alun-alun sehinga dapat mewujudkan RTH yang menjadi citra Kota Depok,” tutuenya.

Oleh karena itu, Pemerintah mengadakan Focus Group Discussion (FGD) Sayembara Perancangan Ruang Terbuka Hijau (Taman Kota Dan Alun-Alun) Kota Depok Tahun 2017, Senin (2/10/2017). FGD berlangsung di Aula Bougenvile Balaikota Depok, dihadiri oleh Ketua Ikatan Arsitektur Indonesia Provinsi Jawa Barat, Ketua Ikatan Arsitektur Lansekap Indonesia Provinsi Jawa Barat, Kepala Departemen Arsitektur Universitas Indonesia, dan Praktisi serta OPD yang terkait.

Melalui sayembara tersebut, Walikota berharap FGD dapat memberikan pemahaman yang komprehensif terkait dengan penyediaan RTH, serta dapat menguatkan motivasi untuk terus berkomitmen dalam memberikan pelayanan yang terbaik.
“Kami (pemerintah) berkomitmen untuk memenuhi ketersediaan Ruang Terbuka Hijau berupa Taman Kota dan Alun-alun di Kota Depok,” ujarnya
Terlepas dari itu,  Kepala Disrumkin Kota Depok Wijayanto menjelaskan bahwa sayembara yang diadakan tersebut untuk menghasilkan gagasan kreatif dan komprehensif yang akan menjadi dasar perencanaan dan pembangunan RTH.
“Sayembara sebagai sarana untuk mengajak masyarakat dalam perancangan RTH, sehingga RTH sesuai dengan kebutuhan masyarakat Kota Depok,” ujar Wijayanto.
Lebih lanjut, Wijayanto juga mengatakan tentang garis besar rangkaian proses pemenuhan RTH, yang mana pada tahun 2020 nanti Taman Kota dan Alun-alun sudah bisa dimanfaatkan.
“Tahun ini (2017) adalah sayembara, tahun 2018 mulai membangun infrastuktur dasar, tahun 2019 melengkapi sarpras RTH, dan insya Allah tahun 2020 alun-alun bisa dimanfaatkan,” jelasnya.