DepokNews—Walikota Depok Dr. Mohammad Idris melantik 118 Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk menempati jabatan sebagai administrator, pengawas, dan fungsional. Menurutnya, dari 118 pejabat yang dirotasi sebanyak 72 pejabat struktural dari golongan 3 B, 4 A dan 4 B. “Pelantikan ini untuk mengisi kekosongan jabatan dan sampai saat ini tinggal 30-an dengan minimal golongan 3 A. Kalau nanti ada yang pensiun 2 orang dari staf ahli, tentunya juga akan mengalami pergeseran dan untuk mengisi jabatan melalui lelang,”ujarnya di Balaikota, Margonda.

Idris mengungkapkan, saat ini terdapat 7000-an ASN di Kota Depok. Meski begitu, secara ideal pihaknya masih butuh 14 ribu ASN. Dia menambahkan, untuk Rotasi dan Mutasi jabatan berdasarkan ketentuan boleh dilakukan sebelum proses Pilkada. “Kalau untuk Jabatan Tinggi Pratama harus mendapatkan restu dari KSN. Belum lagi harus terbentuknya Pansel. Tentunya, kita berharap agar para ASN yang ditempatkan pada jabatan baru bisa menyesuaikan diri dan bekerja dengan baik dalam melayani masyarakat,”harapanya.

Pradi Izin Antar Istri Ke RS

Sementara itu, menanggapi pertanyaan ketidakhadiran Wakil Walikota Depok Pradi Supriyatna dalam pelantikan menurutnya ada izin terlebih dahulu. Idris menuturkan Pradi Izin mengantarkan istrinya untuk urusan medis. “Pak Wakil (Pradi-red) izin mengantar istri yang memang jadwalnya kalau diundur secara medis tidak bagus. Kalau ditanya di rumah sakit mana, itu bisa konfirmasi langsung ke Pak Wakil,”paparnya.