Foto: Walikota Depok, Mohammad Idris saat menutup kegiatan ulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) yang ke IV di Kelurahan Tapos, Kecamatan Tapos, Selasa (26/09/2017).

Idris Contohkan Semangat Gotong Royong Dalam Pembangunan Infrastruktur

Posted on

DepokNews — Semangat gotong-royong dapat diimplementasikan dalam hal membangun kemajuan ekonomi kota. Walikota Depok, Mohammad Idris mencontohkan, seperti dalam pembangunan sebuah infrastruktur, diperlukan kerjasama yang baik antara Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melalui pejabat pemerintahan baik di tingkat Kelurahan dan Kecamatan serta Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) yang ada di wilayah setempat.

“Hal itu membuktikan bahwa pihak yang paling mengetahui keperluan pembangunan di setiap daerah adalah LPM. Untuk itu LPM harus terus bermitra dengan para Lurah maupun Camat. Sehingga pembangunan yang dilakukan lebih tepat sasaran serta lebih dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tuturnya saat menutup BBGRM di Kelurahan Tapos, Kecamatan Tapos, Selasa (26/09/2017).

Lebih lanjut ia mengatakan dengan jiwa gotong-royong juga dapat meningkatkan kepedulian masyarakat Kota Depok terhadap kondisi yang terjadi di lingkungan sekitarnya. Hal tersebut, sambungnya merupakan cerminan identitas bangsa Indonesia yang harus terus dilestarikan.

Terlepas dari itu, dalam rangka memperingatan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) yang ke IV di Kota Depok telah resmi ditutup.

“Perilaku gotong-royong merupakan bentuk dari penghayatan dan pengamalan Pancasila. Melalui gotong-royong dapat mempererat rasa persatuan dan kesatuan masyarakat,” ujarnya.

Dirinya mengajak kepada seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga semangat gotong-royong di dalam setiap aspek kehidupan sehari-hari. “perlunya meneguhkan komitmen bahwa gotong royong akan terus ada di tengah masyarakat, karena hal tersebut merupakan kebiasaan yang tertanam kuat pada diri kita,” tutup Idris.