DepokNews- Anggaran sebesar Rp295,5 miliar, diberikan Jawa Barat untuk pengembangan di sektor wisata yang ada bumi pasundan.

Anggota Fraksi PKS DPRD Jabar, Imam Budi Hartono (IBH) mengapresiasi konsep dari Jabar tentang semua

kegiatan di Jabar diarahkan untuk kepariwisataan. Hal ini agar Jabar lebihbanyak dikunjungi wisata baik lokal maupun mancanegara.

“Karena, semakin banyak wisatawan datang ke Jabar, semakin bagus pertumbuhan ekonomi dan PAD Jabar,” jelas IBH sapaannya. 

Menurut anggota legislatif yang akrab disapa IBH ini, Pemprov Jabar tidak main-main dalam pengembangan ekonomi wilayah di sektor pariwisata. Bahkan, di 2019, Jabar menargetkan ada 1.830.000 wisatawan mancanegara dan 48 juta wisatawan lokal.

“Dengan jumlah wisatawan sebanyak itu, bisa dibayangkan perputaran ekonomi di satu destinasi wisata di Jabar, sangat mendongkratbperekonomian dan PAD Jabar sendiri,” katanya.

IBH mencontohkan, pengembangan kawasan yang dilakukan Jabar di 2019, seperti di Kota Depok untuk penataan dan revitalisasi Situ Rawa Kalong di Kelurahan Curug, Cimanggis dengan nilai Rp30 miliar lebih, serta di Kota Bekasi, yakni di Kali Malang sebesar Rp40 miliar.

“Total dua proyek tersebut sudah Rp70 miliar lebih,” ujar IBH.

Sedangkan, untuk keseluruhan, Jabar sendiri memploting anggaran sebesar Rp295,5 miliar, jumlah tersebut khusus untuk pengembangan wisata di provinsi yang memiliki 27 kabupaten/kota.

IBH menambahkan, hal ini ditunjang dengan fasilitas transportasi yang

sudah kian lengkap di Jabar. Seperti halnya Bandara Kertajati yang dibangun dan diresmikan di era kepemimpinan Gubernur Ahmad Heryawan.

“Kang Aher sudah membangun pondasinya, tinggal meneruskan apa yang telah dibangun. Dengan penataan yang optimal ditunjang dari fasilitastransportasi yang memadai, peningkatan ekonomi di Jabar adalah sebuah keniscayaan,” tutupnya.(mia)