Imam Budi Hartono, (IBH)

DepokNews- Wakil rakyat Kota Depok-Bekasi Imam Budi Hartono didaulat memimpin Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat. Hal tersebut diresmikan setelah DPRD Jabar membentuk alat
kelengkapan dewan (AKD) periode 2019-2024 melalui rapat paripurna di
Gedung DPRD Jabar di Kota Bandung, Selasa (15/10).

Politikus yang digadang-gadang bakal mengikuti kontestasi Pilkada
Depok 2020 ini memimpin komisi yang membidangi pembangunan (infrastruktur) dan akan berkolaborasi dengan beberapa dinas, yakni Dinas Bina Marga, Dinas ESDM, Dinas SDA, Dinas LH, Dinas Perkim, Dinas Perhubungan dan Bapeda.

“Alhamdulillah, periode ini, saya memimpin teman-teman di Komisi IV. Ini adalah kepercayaan mereka terhadap saya,” kata IBH, sapaannya.

Diketahui, IBH memang sejak awal berkiprah di Dewan selalu membidangi
komisi pembangunan, baik di DPRD Depok sejak tahun 1999 hingga kini di
periode kelima sebagai anggota dewan dari PKS. Kematangan dalam bidang
pembangunan ini lah yang membuat partai berlambang bulan sabit kembar
menunjuk dirinya selalu duduk di komisi tersebut.

Sesuai dengan tupoksi dewan, yakni pengawasan, penganggaran dan
legislasi. Ia mengungkapkan, banyaknya program infrastruktur di era Gubernur Ridwan Kamil, memang menjadi tantangan bagi dirinya sebagai Ketua Komisi IV, terlebih, di Depok terdapat beberapa proyek fisik Jawa Barat baik yang sedang maupun yang akan datang.

Seperti Proyek yang sedang berlangsung Situ Rawa Kalong, peningkatan Jalan Kalimulya, kedepan 2020 proyek fly over Dewi Sartika dan proyek underpass Stasiun Citayam.

“Semoga dengan saya jadi ketua komisi IV bisa dimudahkan anggarannya dan pengerjaannya bisa selesai tepat waktu,” harapya.

IBH melanjutkan, terkait inovasi, dirinya berharap dapat membuat Perda
terkait infrastruktur dan program hearing public mendengar permasalah infrastruktur yang terangkat di Jabar, seperti masalah pencemaran sungai dan penanganan sampah.

“Ada beberapa target yang mesti dicapai, seperti Bandara BIJB Kertajati harus berkembang pesat lima tahun kedepan. Daerah Irigasi harus total diperbaiki agar sawah tidak kekeringan dan transportasi
kereta yang mati dihidupkan kembali dan double track,” tutup anggota Fraksi PKS ini.(mia)