DepokNews–Sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Barat melakukan inspeksi mendadak di lokasi proyek revitalisasi Situ Rawa Kelurahan Curug, Kecamatan Tapos pada Senin(4/11)

Ketua Komisi IV DPRD Jabar, Imam Budi Hartono (IBH) kepada wartawan mengatakan kedatangan pihaknya untuk memastikan salah satu proyek strategis Provinsi Jabar, yang diinstruksikan langsung oleh Gubernur, Ridwan Kamil.

“Kedatangan kami ingin melihat sejauh mana proyek ini benar dilaksanakan dan layak adanya. Dari penglihatan kita ini sedang dikerjakan, mudah-mudahan sesuai rencana awal dan berakhir pada Desember,” katanya

Imam mengaku ada beberapa catatan terkait hasil sidak itu.

Diantaranya, proyek ini dari segi gambar bagus, namun dari sisi akses masuk sangat kurang.

“Aksesnya kecil dan juga gambarannya ketika ini jadi tempar wisata hanya cukup 10 mobil parkirannya, jadi enggak layak menurut kita,” ujarnya

Kemudian Imam menyebut, anggaran yang rencananya Rp 27 miliar hanya bisa direalisasikan Rp 4,2 miliar untuk 2019 ini.

“Rencananya yang kita dapat info akan ada anggaran pada tahun 2020 sebesar Rp 81 miliar dengan desain yang sudah ditentukan tadi, nanti akan ada panggung di tengah situ ini.”katanya.

Disisi lain, yang juga menjadi sorotan Imam dan kawan-kawan adalah soal konsep bangunan yang bakal disajikan di tengah situn (danau).

“Tadi teman-teman berkomentar terhadap desain ini.

“Sebagai seorang arsitek desain, ini mungkin terlihat bagus oleh seorang Ridwan Kamil, tapi bagi umat islam ini agak menyinggung karena nyangkut-nyangkut masalah freemansory Yahudi, ini yang memberatkan kita,” tuturnya

Dia berharap, desain yang ditampilkan nanti bisa lebih mengarah pada budaya Jawa Barat.

“Seni arsitektur Jawa Barat itu jauh lebih bagus dan lebih indah, kenapa harus mengkiblat kesana (Yahudi).”katanya.

Selain Situ Rawa Kalong, ada tiga proyek besar lainnya besutan Ridwan Kamil yang juga jadi sorotan Komisi IV DPRD Jabar.

Yakni, proyek Kali Malang di Bekasi, proyek Situ Ciburuy di Kabupaten Bandung Barat dan proyek Waduk Darma di Kuningan.

Sejumlah proyek itu dipersoalkan lantaran diduga sempat tak mengantongi izin.

“Kami juga berencana akan memeriksa sejumlah proyek lainnya, nanti temuan nya apa saja akan kami konfirmasi lagi,” katanya.