DepokNews – Badan Pengawas Pemilu Kota Depok bersama dengan Bawaslu Republik Indonesia, Bawaslu Provinsi seluruh Indonesia, dan Bawaslu Kabupaten/Kota se – Indonesia, Bawaslu Kota Depok merayakan hari jadi Badan Pengawas Pemilihan Umum yang ke-13 melalui video conference di ruang media centre Bawaslu Kota Depok.

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua dan Anggota, Kepala Sekretariat, serta jajaran sekretariat lainnya.

Dalam sambutannya, Ketua Bawaslu RI Abhan menyatakan bahwa 13 tahun perjalanan Bawaslu penuh dinamika, baik pro maupun kontra. Namun dibalik itu semua, Bawaslu tetap konsisten menjalankan perannya dalam mengawal demokrasi Indonesia.

“Kita harus mengingat perjalanan Bawaslu selama 13 tahun ke belakang. Sepanjang sejarah kepemiluan, lembaga pengawas pertama kali menjadi Bawaslu yaitu pada tahun 2008,”ujarnya kemarin.

Tentu dengan perjalanan panjang tidak lepas dari catatan dan kritik atas kinerjanya di lapangan. Perjalanan yang dilewati Bawaslu pun tidak sendiri. Hal ini atas dukungan dan sinergitas dari berbagai pihak.

“Diantaranya sesama penyelenggara yaitu KPU dan DKPP, teman-teman pemantau, serta pegiat demokrasi dan kader pengawas partisipatif yang tersebat diseluruh Indonesia”, ujar Abhan.

Momentum HUT Bawaslu yang ke-13 tahun ini mengambil tema “13 Tahun Bawaslu Mengawasi Untuk Demokrasi”. Bawaslu Kota Depok mengajak seluruh masyarakat untuk turut serta berpartisipasi menjadi pengawas partisipatif demi terciptanya iklim demokrasi yang sehat.

“Pada peringatan 13 tahun ini, Bawaslu berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas dalam pengawasan demokrasi bangsa, juga membangun solidaritas kebangsaan untuk melawan pandemi Covid-19,”Katanya.

Bawaslu telah memberikan kontribusi nyata dalam mengawal terwujudnya sistem demokrasi sesuai dengan amanat konstitusi.

“Posisi strategis dalam penyelenggaraan pemilu, menjadikan Bawaslu sebagai salah satu pemeran penting dalam proses demokrasi di Indonesia”, tambah Luli selaku Ketua Bawaslu Kota Depok.

Sementara itu Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubal,Dede Selamet Permana mengatakan semangat dan optimisme harus terus dibangun ditengah-tengah situasi seperti ini.

Walaupun proses pemilu sejauh ini masih dicanangkan tahun 2024, tapi Bawaslu Kota Depok harus tetap memberikan kontribusinya sebagai Pengawas Pemilu di tengah – tengah masyarakat.

“Covid-19 tidak menghilangkan semangat dan tidak pula melemahkan fungsi pengawasan dan pengabdian Bawaslu untuk bangsa dan negara”, tutur Dede.