DepokNews – Hari jadi ke-22 Kota Depok, bertemakan “Nyok Bangkit”, menjadi momentum untuk bangkit dari pandemi Covid-19. Karena pandemi COVID-19 menimbulkan dampak besar pada berbagai aspek kehidupan, terutama di sektor perekonomian.

Hal tersebut diungkapkan, Ketua DPC Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kecamatan Limo, Mara.

“Kami atas nama jajaran Dewan Pengurus PKS Kecamatan Limo mengucapkan Selamat HUT Kota Depok yang ke 22, semoga dengan semangat untuk bangkit Depok bisa segera terlepas dari permasalahan yang mendera sebagai dampak dari pandemi yang belum berkesudahan,” terangnya, Senin (26/4).

Pandemi covid 19 menimbulkan dampak besar pada berbagai aspek kehidupan, krisis kesehatan dan ekonomi yang membuat kegiatan bekerja dan sekolah harus dilakukan dari rumah. Mobilitas keluar rumah juga dibatasi hingga gugurnya garda terdepan dokter, perawat ,dan tenaga kesehatan lainnya.

“Pasar menjadi sepi pembeli, toko swalayan besar pun tidak luput dari dampak pandemi ini. Yang berdampak pada munculnya masyarakat miskin baru akibat kehilangan pekerjaan karena di PHK oleh perusahaannya,” jelas Mara.

Menurutnya, ini adalah sebuah tantangan yang harus dihadapi dan dicarikan solusi bersama oleh seluruh stakeholder yang ada dipemerintahan dan juga masyarakat luas.

Pandemi adalah masalah bersama yang harus diselesaikan bersama sama, bergotong royong dan sama sama saling peduli satu sama lain, saling mengingatkan untuk taat protokol kesehatan.

Dengan momentum HUT kota Depok yang ke 22, diharapkan pemerintah Kota Depok bisa menginisiasi dengan program yang bersifat pemberdayaan agar masyarakat kota Depok bangkit dari krisis, dengan kebijakan yang mendukung proses kebangkitan ekonomi masyarakat termasuk didalamnya UMKM.

Dan semoga bulan Ramadan ini dijadikan sebagai momentum untuk kebangkitan ekonomi kerakyatan sehingga masyarakat kota depok bisa semangat menyongsong masa yang lebih baik.

“Terutama masyarakat bisa bangkit bergembira merayakan hari raya Idul Fitri nantinya,” tutup Mara.(Mia)