DepokNews – Ketua DPC Partai Persatuan Pembangunan PPP Kota Depok, Hj. Qonita Lutfiyah. SE, MM. memberikan sambutannya dalam acara gabungan Koalisi Tertata Adil Sejahtera untuk memperingati tiga agenda sekaligus, yaitu Maulid Nabi Muhammad Saw, Hari Sumpah Pemuda dan Hari Santri tahun 2020 di Kediaman KH. Mohammad Idris dan serentak dilakukan secara virtual di 11 Kecamatan di Kota Depok, kamis (29/10/2020). Turut hadir Habib Ali bin Abdurrahman Assegaf, Dr. KH. Hidayat Nur Wahid, Anggota DPRD Kota Depok, Partai Pengusung PKS, PPP, DEMOKRAT dan Partai non parlemen BERKARYA beserta perwakilan relawan.

Pada kesempatan tersebut, Qonita menyampaikan perasaan bangganya karena dapat terwujud kegiatan Maulid Akbar Nabi Muhammad secara virtual di 11 Kecamatan di Kota Depok. “Atas atas nama pribadi, santri dan orang NU, saya bangga hadir pada hari ini, bahwa peringatan Nabi Muhammad Saw adalah bentuk kecintaan kita kepada Baginda Nabi Muhammad Saw. untuk kembali mengingat perjuangan dan keteladanannya dalam menyampaikan risalah kepada ummat manusia menuju keridhoan Allah Swt.”, ujar Qonita,

Lanjutnya, Qonita menyampaikan mengenai kontribusi tokoh agama dan santri dalam mempertahankan NKRI. “ulama dan santri adalah bagian penting dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia, dimana 22 Oktober diperingati sebagai Hari Santri Nasional karena bertepatan dengan resolusi jihad yang disampaikan oleh Ulama KH. Hasyim Asyari untuk melawan penjajah dan mempertahankan tanah air Indonesia”, jelas Qonita.

Selain itu, Qonita menjelaskan bahwa dalam perjuangan kemerdekaan peran ulama dan santri tidak bisa dipungkiri, sudah banyak fakta sejarah yang membuktikan para ulama kita juga memiiki tempat sebagai pemimpin di Indonesia. “sebut saja KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) yang pernah menjabat sebagai Presiden keempat Indonesia, Din Syamsyudin sebagai Ketua MUI dan Tokoh  Muhammadiyah, dan Prof. Dr. KH. Maruf Amin sebagai Wakil Presiden Indonesia. Alhamdulillah, Depok sebagai kota yang religius ini, para ulama kita juga masih memiliki kesempatan melanjutkan kepemimpinan Depok, yaitu pemimpin kebanggaan kita yakni Dr. KH. Mohammad Idris.” Ucap Qonita

Qonita menambahkan “oleh karena itu, marilah dalam momen bersejarah ini, kita jadikan semangat kaum santri sebagai garda terdepan dalam mengisi kemerdekaan khususnya kota Depok yang kita cintai”, jelas Qonita.

Diakhir sambutanya, Qonita mengajak hadirin untuk tetap mengedepankan politik santun dalam ajang kontestasi Pilkada Depok 2020. “9 Desember 2020 sudah semakin dekat, mari kita rapatkan barisan, kita samakan visi misi perjuangan kita, jangan mudah diadu domba dan tetap berkomitmen untuk melakukan politik santun, karena kita mengusung seorang ulama, Kita buktikan kalau kita mampu berpolitik santun dan yakin bahwa Depok butuh gagasan dan butuh ide terbaik kita, bukan dengan menyebar hinaan dan fitnahan. Mari kita jemput kemenangan Idris-Imam 9 Desember mendatang sebagai kemenangan umat dan kemenangan warga Depok bersama” tutup Qonita.