Depok (08/06) – Hj. Nur Azizah Tamhid, B.A, M.A. Anggota DPR RI Fraksi PKS Dapil Jawa Barat Vl Depok-Bekasi reses dikediaman Ustadz M. Soleh D2 RT 03/07 Villa Cinere Hijau Kel. Meruyung, Kec. Limo, Depok.

Kegiatan ini berdasarkan Surat Tugas Nomor : 0935 / D / Dapil Reses 5X Setahun / Dewan / 2020 dengan pertimbangan tugas pokok dan fungsi DPR RI berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 61 Tahun 1990 serta Peraturan Menteri Keuangan No. 113/PMK.05/2012 untuk melaksanakan Kunjungan Kerja Reses Perorangan Anggota DPR RI Masa Persidangan lll Tahun Sidang 2019 – 2020.

Hadir pada acara ini Ustadz M. Supariyono, Amd., Ak. Anggota DPRD FPKS Depok, sekaligus Wakil Ketua Komisi D, Ustadz Mudzakkir Ketua DPC PKS Limo, Ustadz M. Sholeh Ketua DPRa Meruyung, Lurah Meruyung diwakili Ibu Kasie Kemasyarakatan & Layanan, Bpk. Supian Derry Ketua LPM Meruyung, Bpk. Fiqi Ketua Karang Taruna Meruyung, Bpk. Maen Ketua RW 07, Bpk. Ahmad Ali Ketua RW 05, Bpk. Didi Ketua RT 01/07, Bpk. Ines Sekretaris RT 03/07, KH. Dr. Ir. Achmad Nawawi, MA Ulama dan Tokoh Masyarakat Depok, Bpk. Adam Maan, Tokoh Masyarakat, Ustadzah Nazmiah Tokoh Masyarakat dan Ustadzah Tuty Sudarti Tomas Kec. Limo.

Ustadz Ahmad Ali Ketua RW 05 ungkapkan baru kali ini ada anggota DPR RI datang ditengah Covid-19, Semoga Covid-19 cepat hilang agar bisa segera beraktivitas seperti biasanya dan banyak program yang bisa digarap untuk warga meruyung.

KH. Achmad Nawawi ungkapkan beliau sebagai pendakwah kampung, sering ditanya warga apakah betul Pandemi Covid-19 ini ada dan apa yang sebenarnya terjadi.

Yang jelas, dampak Covid-19 ini luar biasa, negera sudah banyak hutang masih berusaha nambah lagi hutangnya. Semua pihak perlu waspada dan tetap tidak boleh panik menghadapi isu Covid-19 ini, namun yg lebih perlu diwaspadai adalah peluang penyalahgunaan dalam pelaksanaannya, pungkas Achmad Nawawi.

Selanjutnya, Ketua LPM Meruyung menjelaskan, warga bingung & cemas dengan pemberitaan covid-19 di media. Ada warga meninggal sakit jantung di salah satu Rumah Sakit, namun dibilangnya karena Covid-19 dan jika jenazah mau diambil sendiri harus bayar 10 jt mohon ditindak, ujarnya.

Kasie Layanan Masyarakat Meruyung memohon agar pemerintah memperhatikan kesejahteraan para Guru Ngaji. Hingga saat ini mereka masih terabaikan, padahal peran mereka sangat penting dalam mendidik dan mengajarkan Al Qur’an pada anak-anak.

Ustadz Adam Maan ungkapkan Pemkot pernah berjanji akan ada insentif untuk DKM namun sampai saat ini belum ada realisasinya. Lebih penting lagi, kenapa kok program pelebaran Jalan Raya Cinere s/d Parung Bingung berhenti. Dulu kan sudah dilakukan pembebasan lahan dan pembangunan nya hingga di depan SAMSAT sampai sekitar tahun 2015. Wisata Kubah Mas dan Pertambahan penduduk saja sdh membikin makin macet, apalagi sebentar lagi akan ada pintu tol dibuka.

Disamping itu, mohon ditambah SDN di kelurahan Meruyung, karena kita baru punya satu sementara di kelurahan lain rata-rata 3 SDN, ujarnya.

Dalam sambutannya Nur Azizah ucapkan syukur serta terimakasihnya pada semua karena berkenan menghadiri reses ini seraya ceritakan backgroundnya adalah seorang guru dan baru pertama kali di DPR RI, dan ini merupakan amanah mohon do’anya semoga senantiasa bisa amanah, pungkasnya.

Selain itu Nur Azizah menegaskan bahwa saat ini FPKS DPR RI dalam pemerintahan merupakan partai oposisi. Keputusan ini bukan untuk gagah-gagahan, tapi untuk menjalankan trias politika dalam sistem demokasi pemerintahan RI, sehingga proses “tawaashaubil haqqi tawaashaubis sobri” saling menasehati dalam kebenaran dan saling menasehati dalam kesabaran demi kemaslahatan bangsa dan negara merujuk (QS : Al – ‘Asr : 1 – 3) dapat berjalan dengan benar.

Menanggapi berbagai isu Covid-19, Nur Azizah mengajak agar masyarakat tidak menyepelekan, tetap waspada dan tidak panik. Setiap pribadi perlu melakukan berbagai upaya preventif seperti memakai masker, Cuci tangan, jaga jarak. Selain itu perlu meningkatkan kebugaran dan imunitas tubuh kita dg melakukan Olah Raga, berjemur dan istirahat yg cukup, mengkonsumsi makanan sehat mencakup B2SAH (Beragam Bergizi Seimbang Aman dan Halal), serta yg sangat penting berdo’a dan bertawakkal kpd Alloh SWT.

Sementara permohonan untuk Penambahan SDN, pelebaran Jl. Raya Cinere -Parung Bingung dan Janji Insentif untuk para Pengurus DKM, mohon dari pihak Kelurahan (Pemerintah Kota) dan DPRD Kota Depok mengevaluasi bersama untuk menindak lanjuti nya.

Terkait bantuan Kesejahteraan para Guru Ngaji, insya Alloh akan disampaikan kepada Kemenag RI serta DPRD dan Pemerintah Kota Depok, ujarnya.

Usai acara dialog, akhirnya Nur Azizah Tamhid serahkan 25 Souvenir Paket Sembako kepada pak RW 10 dengan isi paket sembako berupa Beras 5 Kg, Minyak, Gula dan Sarden.