DepokNews–Kisah inspiratif ditorehkan oleh Yamin Kamaludin (52), santri karantina pondok pesantren (Ponpes) Fantastis di Jalan Kampung Panjang, RT01/14, Desa Rawa Panjang, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Pria paru baya yang berasal dari Ciparay, Bandung, Jawa Barat itu berhasil membuat orang lain kagum, yakni dapat menghafal 30 juz Alquran dalam kurun waktu 28 hari.

Yamin bercerita, motivasinya menghafal Alqur’an karena ingin memperbaiki diri, sebab selama ini dirinya terlalu sibuk dengan dunia, sampai-sampai katanya ia tidak dapat datang untuk melihat orang tuanya ketika meninggal dunia.

“Motivasi datang kesini untuk menghafal Qur’an,
saya sampaikan ke kyai, saya sebenarnya sebelumnya terlalu menyibukkan diri, dalam pekerjaan sibuk sekali, sampai saya jarang ketemu dengan orang tua, bahkan ketika bapak saya meninggal saya tidak menghadari,” kata Yamin ketika dikonfirmasi, Senin (30/8/20).

“Terakhir karena ibu saya yang meninggalnya tragis, tertabrak kereta api,” tambahnya.

Lebih lanjut, Yamin mengatakan kedatangannya ke Ponpes Fantastis untuk menghafal Qur’an juga merupakan kadarullah.

Sebelum memutuskan untuk berangkat ke ponpes Fantastis, ia mengatakan dirinya mendapatkan pesan dari temannya yang menyampaikan bacalah Qur’an dan jangan pernah meninggalkannya karena urusan dunia ini katanya itu sangat dipengaruhi sejauh mana kita berinteraksi dengan tuhan.

“Mengingat pesan itu, akhirnya tanpa berfikir panjang lagi, saya tanya ke pak ustad (pimpinan ponpes) saya umur sudah sekian masih mungkin tidak untuk menghafal quran? kata beliau sepanjang ada keingin kuat pasti bisa, akhirnya saya langsung setor uang pendaftaran,” katanya.

Yamin menjelaskan, dirinya berangkat ke Ponpes tiga hari setelah Idul Adha, setelah sampai di ponpes dirinya mengaku mendapat kemudahan untuk menghafal.

“Hari pertama itu saya diberi kemudahan, itu saya bisa hafal 3 Juz, saya menghafal dari subuh sampai jam 10 malam,” katanya.

Disamping itu, Yamin mengatakan dirinya bisa menghafal Qur’an dalam waktu singkat karena selalu ingat pesan kyai di Ponpes Fantastis waktu pertama kali datang, yaitu jangan pernah berfikir mundur tapi berfikir maju aja dulu.

“Saya ingat itu terus, terus saya hafal dan diulang lagi diulang lagi, Alhamdulillah bisa hafal 30 juz dalam kurun waktu 28 hari,” tandasnya.