Hasanah (Foto: Mia Nala Dini-DepokNews)
DepokNews- Kasus terorisme yang terjadi di beberapa daerah, menjadi sorotan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur TB Hasanuddin dan Anton Charliyan (Hasanah).
Calon Gubernur Jabar, TB Hasanuddin mengatakan, Hasanah menggelar aksi damai menyalakan lilin di beberapa wilayah seperti di Bandung dan Bekasi.
“Bom Surabaya bukan gerakan agama tapi gerakan radikal. Ini jaringan internasional, gerakan yang dihancurkan itu umat lain dan  polisi. Kami akan memerangi,” katanya, di Hotel Bumi Wiyata, Senin (14/5/2018).
Kang Hasan, sapaannya, melanjutkan bahwa teroris bukan jihad agama. Bahkan gerakan radikal yang menghancurkan Islam di dunia.
“Marwah Islam di dunia harusnya diperangi bersama-sama baik aparat, ulama, dan santri. Ajaran islam tidak membunuh diri dengan bom bunuh diri.  Seorang ibu memboncengi dan mengajak anaknya bunuh diri dengan bom.  Ini bukan agama dan tidak usaha disangkutkan dengan pesantren,” bebernya.
Terkait elektabilitas, pihaknya mengklaim unggul. Pihaknya sudah mengadakan survei internal. “Kami memilih tidak terlalu memikirkan hasil survei yang penting memaksimalkan kampanye di wilayah. Karena di pilgub sebelumnya juga sering hasilnya berbeda dengan saat pencoblosan,” pungkasnya.(mia)