DepokNews – Anggota DPRD Provinsi Jabar yang juga bakal calon Walikota Depok yang diusung PKS, Imam Budi Hartono mengungkapkan bahwa hari kesaktian pancasila harus dimaknai dalam tiga hal, yang pertama sebagai bahan renungan bagi masyarakat agar tidak melupakan sejarah.

“Intinya bagi saya itu Jasmerah, jangan lupakan sejarah bahwa dulu ada ada gerakan ingin merubah Pancasila menjadi Ideologi Komunis. Dan masyarakat baik sekala Indonesia maupun warga Depok juga harus ingat sejarah bahwa dulu pernah terjadi pembantaian kaum muslimin oleh orang komunis, “ujarnya.

Selanjutnya hari kesaktian pancasila juga harus dimaknai agar saling mengenal antara satu sama lain seperti tetangga dekat. Sebab dengan saling mengenal semua persoalan di masyarakat bisa diselesaikan dengan baik.

” Jangan sampai tidak mengenal satu sama lain. Beberapa waktu lalu ada temuan seperti teroris dan kita juga tidak tau tentang bahaya laten komunis itu semua karena kita tidak saling mengenal. Untuk itu masyarakat Depok harus lebih mengenal sesama tetangga sehingga setiap ada penyimpangan dimasyarakat bisa di atasi, “ujarnya

Yang kedua anak – anak milenial harus dibekali dengan pemahaman Pancasila dan pemahaman lainnya sehingga mereka punya pegangan dari pengaruh Barat seperti liberalisme dan komunisme

” Maka pemerintah harus membantu mereka lebih mengenal tentang Pancasila, UUD 1945 yang membantu agar nasionalisme bisa dimiliki oleh anak – anak mudah. jangan sampai lebih kental paham komunis dan liberal dan barat, “terangnya.

Ketiga dirinya berharap warga Depok bisa lebih mempelajari ajaran agama masing – masing-masing. Sebab dengan mempelajari agama maka akan timbul rasa saling menghormati antara satu sama lain.

” Semua agama seperti Islam, Konghucu, Hindu, Kristen, Budha pasti mengajarkan umatnya berbuat baik. Maka dengan mempelajari agama masing – masing kehidupan berbangsa bermasyarakat bisa berjalan dengan baik, “ungkapnya.