DepokNews– Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Depok Hardiono menghadiri acara sosialisasi program sembako 2020. Acara tersebut berlangsung di Jakarta Rabu (22/1/2020).

Dalam acara tersebut dijelaskan, salah satu program ketahanan pangan adalah berupa bantuan pangan non tunai atau BPNT, pada tahun 2017 di 44 kota terpilih.

Pada tahun 2019 seluruh kokab sudah menggunakan kartu elektronik yang diberikan langsung kepada Kelompok Penerima Manfaat dengan sistem perbankan, yang digunakan untuk memperoleh beras dan atau telur di e-warong, sehingga KPM mendapatkan nilai gizi yang lebih seimbang.

Bantuan saat ini berubah nama berupa Program SEMBAKO tahun 2020, yang di sosialisasikan kepada seluruh dinas sosial kokab dan provinsi, serta sekda seluruh indonesia selaku ketua Tikor di Jakarta hari Rabu, tanggal 22 Januari 2020.

Acara di buka oleh Menteri Sosial ( Mensos) RI, Juliari Peter Batubara. Dalam sambutannya Mensos menyampaikan besaran nilai bantuan sembako untuk tahun 2020 sebesar 150.000 rupiah/KPM/bulan, total pemerintah pusat mengalokasikan 10 Triliun.

Jenis komoditas program ini terdiri dari sumber karbohidrat, protein hewani, protein nabati, vitamin dan mineral.

Dengan demikian gizi bahan pangan seperti diatas, telah mendukung Program Pencegahan Stunting.

Sekda Kota Depok Hardiono menjelaskan, Kota Depok siap untuk merealisasikan program tersebut secara optimal dan tepat sasaran

“Untuk kota Depok jumlah 31. 613 KPM, yang akan dilakukan Rakor terlebih dulu di tingkat Kota Depok. Semoga program pusat ini dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Kota Depok,” jelas Sekda Kota Depok Hardiono