Hadapi Pilkada, ASN Depok Deklarasikan Sikap Netral

Posted on 816 views

DepokNews — Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Depok mendeklarasikan sikap netral dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), khususnya pemilihan Gubernur/Wakil Gubernur Jawa Barat.

Deklarasi disampaikan di Gedung Sasonomulyo, Cilodong, Kota Depok, Jawa Barat, Jumat (23/2/2018). Hadir dalam deklarasi ini Ketua Panwaslu Kota Depok Dede Selamet , Kepala Kesbangpol Kota Depok Dadang Wihana, dan anggota Bawaslu Jawa Barat HM Wasikin Marzuki, Kepala Sekretariat Panwaslu Kota Depok Mohammad Syamsu Rahman.

Ketua Panwaslu Kota Depok Dede Selamet sangat menghargai sikap ASN di Kota Depok yang dengan sadar tidak ingin berpihak kepada salah satu kandidat. “Spirit netralitas harus kita jaga,” tuturnya.

Kepala Kesbangpol Kota Depok Dadang Wihana mengatakan, deklarasi ini merupakan respons para ASN untuk tetap satu misi sebagai ASN. Para ASN menyadari keberadaannya di birokrasi harus bisa melayani seluruh masyarakat.

“Birokrasi ibarat mesin. Bila ASN bersikap netral maka mesin ini berjalan normal. Tapi bila birokrasi terseret dalam pertarungan politik di Pilkada maka akan lain jalannya,” ujar Dadang yang di acara ini mewakili Wali Kota Depok.

Netralitas ASN, ucapnya, tak bisa diremehkan karena telah diatur dalam peraturan pemerintah sebagai pelaksana undang-undang. Ini berarti, katanya, manakala oknum ASN yang tidak netral maka ada sanksi.

Selain menjalankan perintah aturan, kata Dadang, netralitas ASN juga telah diingatkan oleh Wali Kota Depok Mohammad Idris. Saat apel pagi, tuturnya, Wali Kota selalu mengingatkan jajaran ASN agar bersikap netral dalam Pilkada maupun Pemilu 2019.

Anggota Bawaslu Jawa Barat HM Wasikin Marzuki menuturkan, bersikap netral bukan hal mudah bagi ASN. “Maka kepanjangan ASN bisa Aparatur Susah Netral,” ujarnya berkelakar.

Terlebih, ucapnya, dalam Pilkada Kota/Kabupaten yang salah satu calonnya adalah petahana. “Tanpa disadari oknum ASN menjadi tidak netral. Pelanggaran ini bila terbukti bisa dikenai sanksi skorsing hingga pemecatan,” kata Wasikin.

Sedangkan Mohammad Syamsu Rahman selaku kepala Sekretariat Panwaslu Kota Depok juga menegaskan, agar para ASN, sebagai abdi negara dan pelayanan masyarakat harus bisa mengayomi seluruh lapisan masyarakat melalui sikap netral tersebut.

“Sebagai ASN harus bersikap netral, dengan sikap tersebut kami bisa melayani dan mengayomi seluruh warga masyarakat, saya optimis, insya Allah perhelatan Pilgub Jabar di Kota Depok berjalan damai dan lancar,” kata Syamsu.