DepokNews-Pandemi Covid-19 berdampak ke semua sektor. Terlebih lagi, dengan adanya kebijakan di rumah warga kurang mampu dan pekerja sektor informal terdampak ekonomi. Gusdurian Kota Depok menjalankan aksi sosial dengan pemberdayaan toko rakyat, warung kelontong dan UMKM kampung-kampung. “Selain pendistribusian sembako yg sudah menyalurkan beras sebanyak 2,5 ton, plus paket sembako, dan paket kesehatan. Gusdurian kota Depok bergerak dengan membuat warung GONG( gotong royong),”ujar Koordinator Gusdurian Kota Depok Mansur al Farisi di Sawangan.

Menurutnya, pemberdayaan warung ini adalah dengan memesan ke warung yang terancam bangkrut selama bulan Ramadhan. Pihaknya akan menyalurkan ke pelaku ojek pangkalan dan ojek online. “Dari iuran relawan kemudian dibelikan nasi bungkus dari warung sepi terancam bangkrut efek corona, dan kemudian dibagikan ke tukang parkir, ojek pangkalan dan yang membutuhkan. Selain itu ditambah pembagian masker dan handsanitizer. Semoga dari hal yang terkecil ini bermanfaat dan semangat gotong royong yang menjadi karakter bangsa Indonesia,”paparnya.

Hal senada diutarakan Relawan Gerakan Saling Jaga Kota Depok Humaidi Mufa.
Menurutnya, pembentukan warung Gong merupakan inisiatif Gusdurian Kota Depok untuk menggairahkan pelaku usaha kecil dan menengah. Terutama warung-warung kecil, toko kelontong dan warung makan. “Kita berharap dengan gerakan ini bisa sedikit membantu masyarakat ekonomi lemah terdampak Covid-19,”harapnya.

Sejak bulan Maret lalu, Gusdurian Peduli dan Gerakan Saling Jaga telah bergerak dalam merespon permasalahan terdampak ekonomi. Selain menjadi pusat penggalangan dana, Gusdurian Peduli juga bekerja sama dengan beberapa penggalang dana lain untuk menyalurkan bantuan kepada warga yang membutuhkan.