Gema Muharram, Pemkot Depok Santuni 1439 Anak Yatim

Posted on
DepokNews — Dalam rangka memperingati lebaran yatim, Pemerintah Kota Depok menggelar kegiatan Gema Muharram yang dibuat sangat berbeda. Pasalnya, lebaran yatim kali ini, Pemkot mengundang sebanyak 1439 anak yatim dari 11 kecamatan di Depok untuk berdoa bersama di Lapangan Balaikota Depok, Kamis (12/10/2017).
Foto: Meida–Walikota Depok, Mohammad Idris saat foto bersama anak yatim dalam kegiatan gema muharram di lapangan balaikota Depok, Kamis (12/10/2017).

Tak lupa, kegiatan ini dihadiri oleh Walikota Depok,  Wakil Walikota Depok,Ketua TP PKK, Unsur Forkopimda, Kementrian Agama Kota Depok, PJ Sekda, Camat Se-Kota Depok, Lurah Se-Kota Depok, Kepala OPD, Zakat Sukses, Baznas, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, dan Pimpinan pengurus yatim dan dhuafa.

Kegiatan ini juga mendapat apresiasi dari Walikota Depok, Mohammad Idris. Ia mengungkapkan melalui gema muharram ini anak yatim, khususnya di Kota Depok dapat diberdayakan oleh pemerintah.

“Persoalannya, kenapa kita masih dalam keterbatasan dalam memberdayakan anak yatim? karena, pemberdayaan fakir miskin dan anak terlantar masih di atur oleh Undang-Undang Dasar 1945 yang ditanggung dan dipelihara oleh negara. Hal itu, belum diturunkan menjadi Undang-Undang Peraturan Pemerintah,” kata Idris.

Dikatakannya kembali, jika undang-undang anak yatim sudah diturunkan menjadi PP, Pemkot akan lebih leuasa untuk memberdayakan anak yatim.

“Misalnya, seperti kegiatan ini kami mengundang 1439 anak yatim. Mungkin, untuk tahun berikutnya kita bisa menyantuni lebih dari 1000 anak yatim. Bahkan, kalau bisa lebih dari 2000 anak yatim,” imbuhnya.

Diketahui, di Kota Depok ini, ada sekitar 36 yayasan yang sudah resmi dan bekerja sama dengan Pemerintah. Sedangkan, yang tidak resmi masih banyak. Oleh karena itu, dirinya mengimbau pemilik yayasan atau panti untuk didaftarkan pantinya dan didata anak-anak yang tinggal di panti tersebut.

“Sekarang ini, telah Depok mendata anak yatim sebanyak 2500 dari panti yang resmi. Maka dari itu, kami (Pemerintah) mengimbau agar mendaftarkan pantinya sehingga kami dapat lebih baik memberdayakan anak yatim,” tandasnya.