DepokNews–Di era rovolusi industri 4.0 yang ditandai dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK), siswa harus mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan dan perubahan, salah satunya dengan meingkatkan skill dan kompetensi. Untuk itulah, 7 Graph Junior Class mengadakan kelas pelatihan Desain Grafis dan animasi untuk para siswa.

7 Graph Junior Class adalah sebuah kelas design dan animasi yang didukung oleh Kok Bisa, Nous.id dan edukreator lain yang tujuannya untuk memperbanyak video-video konten positif berkualitas di internet Indonesia. Program ini membuka kelas-kelas belajar cara bikin konten edukasi berkualitas.

Founder 7 Graph Class Rifan Dermawan mengatakan, 7 Graph Junior Class adalah sebuah kelas design dan animasi yang didukung oleh Kok Bisa, Nous.id dan edukreator lain yang tujuannya untuk memperbanyak video-video konten positif berkualitas di internet Indonesia.

“Program ini membuka kelas-kelas belajar cara bikin konten edukasi berkualitas dan bikin video animasi yang menarik dan pembelajaran ini dilaksanakan secara daring dengan menggunakan Laptop masing-masing peserta” ujar Rifan Dermawan kepada Redaksi Depoknews.id

Dia menambahkan, materi lengkap dari awal sampai benar-benar memahami konsep, Mulai dari nulis script, vector, animasi sampai cara uploud dan belajar langsung dari pakarnya salah satunya yakni Kak Priyo Nandang Subagiyo dari Nartpro Design.

Dia juga mengungkapkan bahwa peserta terdiri dari 20 siswa yang terseleksi dari tingkat SD dan SMP se Jabodetabek.

“Peserta terdiri dari 20 siswa yang terseleksi, pesertanya yaitu siswa SD dan SMP se Jabodetabek. Peserta akan menggunakan Aplikasi seperti Corel Draw, Adobe Photoshop, Adobe Illustrator, Adobe After effect, movavi, videoscribe dan banyak lagi. Siswa yang mengikuti pembelajaran ini hanya dikenakan 50 ribu rupiah/ siswa dalam 1 pertemuan dan masa belajarnya kurang lebih 2 bulan” ungkapnya.

Dia juga menjelaskan tentang apa saja yang dipelajari saat siswa mengikuti pelatihan dari 7 Graph Junior Class selama pembelajaran.

“Belajar design-design kreatif, tips membuat kanal di YouTube, cara super kreatif menemukan ide konten, membangun kredibilitas dan cara riset yang efektif , resep menulis naskah video yang kreatif, cara ilustrasi dan visualisasi yang keren, mengisi suara dan mendesain musik, mempromosikan kanal, cari jati dirimu, resep membangun branding kuat dan mendapatkan penghasilan dari kanal,” jelasnya.

Rifan yang juga salah satu peserta Akademi Edukreator Kok Bisa menuturkan bahwa menjadi Edukreator ini adalah sebuah pilihan yang sangat baik.

“Karena nyatanya, tiap hari di seluruh dunia, video pembelajaran itu ditonton 1 miliar kali oleh penonton YouTube. Yup, 1 miliar kali! Jadi jangan salah persepsi kalau konten edukasi itu tidak ada yang nonton. Buktinya kok bisa juga bisa menjadi inspirasi anak -anak untuk saat ini, semoga dengan dibentuknya 7 graph junior class ini semakin banyak kreator muda yang menjadi inspirasi terutama dalam bidang pendidikan,” pungkasnya.

Sementara itu, Priyo Nandang Subagiyo dari Nartpro Design yang merupakan salah satu pemateri memaparkan, bahwa tujuan pelatihan ini agar seluruh peserta memahami konsep design.

“Hal ini bertujuan agar seluruh peserta memahami betul konsep design mulai dari memunculkan ide, penggunaan warna, typography, sampai dengan hasil visual yang sarat akan makna dan pesan tersebut sampai pada khalayak,” tandasnya.