DepokNews- KPU Kota Depok menggelar lomba foto selfie di Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada hari pencoblosan, 17 April 2019. Bagi pemenang akan mendapatkan hadiah sebesar Rp10 juta.

Ketua KPU Kota Depok, Nana Shobarna mengungkapkan, lomba ini guna meningkatkan partisipasi pemilih, dan memeriahkan lesta demokrasi. Peserta lomba foto selfie tersebut dibagi menjadi dua kategori, yakni pemilih milenial dan pemilih umum. Namun peserta hanya diperbolehkan bebas ber-selfie di depan TPS, bukan berada di dalam TPS.

“Dan dalam foto selfie itu, peserta harus pula memperlihatkan bekas celupan tinta yang ada dijarinya sebagai bukti bahwa dia telah menyalurkan hak suaranya,” kata Nana, Selasa (16/4/2019).

Ia menjelaskan, syarat mengikuti lomba tersebut, yakni peserta adalah masyarakat yang memilih di TPS Kota Depok, Follow Instagram @kpukotadepok, @kpukotadepok, @kpukotadepok, @kpukotadepok. Kemudian, Repost ulang poster ini di akun Instagram pribadi kamu dan tag 10
teman, memperlihatkan bekas celupan tinta di jari kelingking (tangan kiri atauun kanan) sebagai bukti telah menggunakan hak suaranya.

“Peserta juga mengunggah foto di akun social media pribadi dan tag @kpukotadepok, pastikan akun Instagram tidak dalam kondisi private,
beri caption menarik seputar pengalaman dan pendapat di TPS. Tuliskan juga nomor TPS dan Kelurahan tempat TPS. Dan tambah hastag kpukotadepok #pemilu2019 #depokantigolput,” tutur Nana.

Lebih lanjut Nana menjelaskan, untuk kategori ‘Pemilih Milenial’ dilihat berdasarkan jumlah like komen paling banyak. Selain itu, periode mengunggah foto dilakukan mulai 17-22 April 2019, dan pengumuman pemenang 24 April 2019.

Keputusan juri bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat,” ungkap Nana.

Ia mengajak seluruh warga Depok yang telah memiliki hak suara untuk datang ke TPS dan mengikuti lomba tersebut. Pasalnya, sambung Nana, KPU menyiapkan hadiah total sebesar Rp10 juta, dimana tiap kategori untuk Juara Pertama Rp 2 juta, Juara Kedua Rp1,5 juta, Juara Ketiga Rp1 juta.

“Kami juga menyiapkan untuk harapan 1 dan harapan 2, masing-masing mendapatkan Rp750 ribu,” tuturnya.

Nana menjelaskan, lomba tersebut merupakan bagian dari rangkaian sosialisasi untuk meningkatkan partisipasi masyarakat menyalurkan hak
suaranya pada 17 April mendatang.

Pada Pemilu kali ini, pihaknya menargetkan angka partisipasi pemilih bisa melebihi target secara nasional sebesar 80 persen.

“Untuk mencapai target tersebut, kami sejak awal gencar melakukan berbagai sosialisasi yang sebagian dikemas dalam bentuk lomba, seperti
yang sudah dilaksanakan diantaranya lomba hadroh untuk milenial, kegiatan konser musik bertajuk Pemilih Berdaulat Negara Kuat dan Pemilu Run,” tandasnya.(mia)