DepokNews — Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) Kota Depok bersyukur serta mengapresiasi atas peluncuran kartu Pembimbing Rohani (Pimroh) yang diluncurkan oleh Pemerintah Kota Depok di bawah kepemimpinan Wali Kota Depok, Muhammad Idris dan Wakil Wali Kota Depok, Imam Budi Hartono.

Menurut Sri Utami peluncuran Pimroh ini merupakan komitmen Pasangan Idris-imam dalam merealisasikan janji kampanye setelah dilantik menjadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok.

“Kami sangat mengapresiasi atas hal ini. Artinya pasangan Idris – Imam dalam waktu yg tidak terlalu lama berhasil merealisasikan salah satu janji kampanyenya,”ujar Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Depok ini. Kamis (17/6/2021).

Dikatakan Sri peluncuran Pimroh ini tentu tidak harus dimaknai dalam bentuk nilai rupiahnya saja. Namun yang harus dilihat yaitu wujud perhatian pemkot Depok kepada para pembimbing rohani dalam menunaikan tanggung jawab sosialnya.

“Jadi merekam membina masyarakat khususnya anak-anak dalam meningkatkan keimanan dan implementasi kehidupan sejalan dengan sila pertama pancasila yaitu ketuhanan yang maha esa,”katanya.

Ia juga mengungkapkan para pembimbing rohani semoga semakin bertambah motivasinya dengan adanya program ini. Selain itu pemkot telah hadir memberikan perhatian atas peran dan kontribusi para pembimbing rohani dalam membangun masyarakat yang religius.

“Karena kita menyadari bahwa religiusitas suatu masyarakat dapat mendorong bagi terciptanya kebahagiaan, masyarakat yang saling menghormati, rukun damai,”

“Sebagaimana sepenuhnya disadari para pendiri bangsa dengan meletakan sila ketuhanan, sebagai sila pertama yang menjiwai sila-sila lainnya. Sekali lagi selamat kepada jajaran pemda depok semoga janji-kanji lainnya dapat segera direalisasikan,”tuturnya.

Terpisah Wakil Ketua Fraksi PKS Ade Superiatna juga memberikan apresiasi terbaik kepada pemerintah kota depok, khususnya Wali Kota dan Wakil Wali Kota yang telah merealisasikan janji kampanye pada pilkada 2020 kemarin.

“Semoga ke depan bisa lebih banyak lagi pembimbing rohani yang mendapat manfaat. Di tengah gelombang budaya negatif sekuler dan liberal, kota ini sangat berterima kasih kepada pembimbing rohani sebagai garda terdepan yang memberikan pencerahan kepada masyarakat untuk mewujudkan kehidupan yang religius,” pungkasnya.