Ferry Batara (Istimewa)

DepokNews- Dunia sedang memasuki revolusi industri 4.0 yang ditandai dengan industri digital, pemanfaatan teknologi informasi menjadi kata kunci dalam duni industri kedepan. Tidak hanya memberikan harapan industri 4.0 juga memberikan tantangan bagi masyarakt.

Tahun 2017 menjadi musim pancaroba ekonomi Indonesia, daya beli masyarakat dan pertumbuhan ekonomi mengalami stagnasi karena perubahan pola ekonomi pasca dimulainya proses industri 4.0. Tantangan yang perlahan mampu diatasi dengan menciptakan roadmap revolusi industri 4.0. Ekonomi kreatif menjadi salah satu solusi yang digencarkan pemerintah melalui Badan Ekonomi Kreatif.

Ferry Batara Calon Anggota Legislatif (Caleg) DPR RI Dapil Jawa Barat VI mengangap Indonesia sudah mempunyai persiapan dalam menghadapi revolusi industri 4.0, meskipun secara aturan perundang-undangan belum maksimal untuk meningkatkan ekonomi kreatif di masyarakat.

“Sejak masuknya digitalisasi industri ke Indonesia, kita mengenal hari belanja online nasional sebuah langkah strategis untuk memajukan industri kreatif terutama dalam level mikro kecil dan menengah, walaupun secara kebijakan belum banyak yang mengatur tentang industri kreatif,” jelas Ferry Batara saat dimintai keterangan di Depok, Kamis (13/12/2018).

Ditegaskan Ferry Batara, kebijakan-kebijakan yang mendukung ekonomi kreatif harus menjadi salah satu fokus parlemen kedepan, jangan sampai lingkungan pasar sudah siap dengan industri kreatif namun secara aturan belum siap.

“Salah satu misi saya di parlemen adalah melahirkan produk kebijakan yang mendukung ekonomi kreatif, kebijakan ini mendesak karena masyarakat sudah merasakan namun secara kebijakan masih minim,” tandasnya.(mia)

Area lampiran