DepokNews- Kasus prostitusi online yang terjadi di apartemen Depok, menjadi catatan untuk pemerintah, dalam soal penegakan peraturan. Namun, perlu peran masyarakat, keluarga untuk menyelesaikan persoalan prostitusi di Depok.

Anggota Komisi D DPRD Depok Farida Rachmayanti mengatakan, tidak hanya mengandalkan Pemkot Depok saja menyelesaikan permasalahan tersebut.

“Peran dari keluarga dan juga masyarakat serta stakeholder juga harus ada. Terutama dalam pendidikan dan pengasuhan anak ditengah pesatnya teknologi informasi yang luar biasa. Kemampuan dan konsentrasi keluarga tidak bisa tawar menawar untuk anak,” terangnya.

Farid mengkhawatirkan, ini menjadi gejala beberapa disfungsi keluarga. Misalnya fungsi agama, kasih sayang dan pendidikan. Anak tidak mendapatkan hal ini, padahal hal itu yang pertama dan utama di keluarganya.

Farida menjelaskan, tidak sedikit keluarga yg menyerahkan pemahaman tentang nilai-nilai kehidupan untuk anaknya kepada pihak lain. Sehingga, mereka mendapatkan kenyamanan dari orang lain, dan sekarang ini bisa juga kenyamanan dalam bermedia sosial (medsos). Mereka merasa nyaman, karena di dunia nyata mereka tidak mendapatkan rasa tersebut.

“Ini kan efek dari proses pemahaman anak tentang nilai yang harus dibangun sejak  dini. Baik dilingkungan keluarga maupun lingkungan mereka bersosialisasi,” tutup Politisi dari PKS ini.(mia)