DepokNews- Anggota DPRD Depok dari Fraksi PKS Farida Rachmayanti mengatakan, Dinas Kesehatan Kota Depok harus segera melakukan evaluasi sistem kontrol persediaan obat di puskesmas.

Hal ini guna mencegah jangan sampai terulang lagi, Puskesmas di Depok memberikan obat yang kadaluwarsa kepada pasien.

“Lindungi masyarakat dari kesalahan pemberian obat. Karena lebih ke teknis, seharusnya diperiksa terlebih dahulu,” ujar Farida.

Farida melanjutkan, berdasarkan amanat Perda Kota Depok No 17 Tahun 2017 tentang Sistem Kesehatan Daerah pasal  57 menyebutkan harus ada sediaan farmasi perbekalan kesehatan dan pangan merupakan pengelolaan 

berbagai upaya untuk menjamin keamanan,  khasiat atau manfaat, mutu, dan khusus untuk obat dijamin ketersediaan serta keterjangkauan guna meningkatkan derajat kesehatan

masyarakat yang setinggi-tingginya.

“Dalam pasal 58 dipertajam dengan Pemerintah Daerah kota menjamin ketersediaan obat, vaksin program nasional. Serta penanganan efek

sampingnya, dan  ketersediaan obat serta  perbekalan kesehatan dan dalam hal penyelenggaraan pelayanan kefarmasian Pemerintah Daerah membangun Sistem Informasi Obat,” terangnya.

Hal penting untuk melihat tanggal expired. Namun harus dimulai dari kontrol persediaan. Ini bisa disupport dengan sistem informasi teknologi.

“Secara teknis pengecekan berulang. Tapi secara strategis pastikan sistem kontrolnya mendukung,” tandasnya.(mia)