DepokNews– Kegiatan Reses masa sidang ke II anggota DPRD Kota Depok Tengku Farida Racmayanti di wilayah Pondokcina, Kecamatan Beji.

Farida mengatakan kegiatan Reses atau turun kebawah menemui konstituen guna menyerap berbagai aspirasi dari masyarakat di lingkungan adalah amanat undang-undang yang harus dilaksanakan.

Dalam reses pihaknya menerima berbagai aspirasi dari masyarakat dimana sebagian besar aspirasi yang muncul masih di bidang kesehatan, inprastruktur dan dibidang pendidikan.

“Sejatinya kalau kita lihat secara keseluruhan di Daerah Pemilihannya masih banyak yang belum tertangani utamanya dari sisi infrastruktur penunjang pendidikan,”katanya.

Di banyak aspirasi dari masyarakat yang disampaikan dalam reses anggota dewan, utamanya mengenai jaminan kesehatan.

Dimana banyak masyarakat  yang belum tercover BPJS Kesehatan seperti bidan yang dihargai Rp 700.000 saat menerima pasien melahirkan

Masyarakat banyak merindukan program BPJS dan berharap program BPJS bisa lebih baik lagi, menurut masyarakat program BPJS jauh lebih simpel termasuk persyaratannya yang tidak berbelit-belit, namun ada saja kendala di lapangan.

Banyak warga yang enginginkan program BPJS dirasakan, dimana masih ada kurangnya regulasi saat penggunaan kartu BPJS oleh pasiennya.

“Nah terkait hal ini kami di dewan akan memanggil BPJS Kesehatan untuk rapat kerja bersama anggota disanalah kita akan tanyakan poin-poin penting. Ini penting karena menyangkut kepentingan masyarakat luas,” katanya.

Saat rapat kerja itulah nantinya seluruh anggota akan menyampaikan aspirasi masyarakat saat reses terkait masalah kesehatan utamanya soal banyaknya masyarakat yang belum tercover oleh BPJS.

Untuk reses tahun ini disebutkannya berlangsung selama tiga hari, dan hasil reses anggota akan disusun dalam pokok-pokok pikiran dewan untuk selanjutnya di paripurnakan.

Hasil paripurna itu kemudian akan diserahkan ke pihak eksekutif.Area lampiran