DepokNews–Tergulingnya bus rombongan ibu-ibu kader pos yandu kelurahan Bojong Pondok Terong, yang terjadi di turunan nagrok, Desa Palasari, Kecamatan Ciater Subang Jawa Barat, Sabtu kemaren (18/1/2020), menewaskan sedikitnya 8 orang penumpang.

Para penumpang, yang merupakan satu rombongan itu, adalah para kader Posyandu dari keluarahan Bojong Pondok Terong Cipayung, kota Depok, mereka baru saja mengikuti kegiatan wisata, dalam rangka pelepasan salah satu bidan yang ada di sana. Niat hati untuk mengungkapkan kegembiraan, namun justru yang didapatkan adalah petaka, karena bus yang mereka tumpangi saat menuju pulang, kemarin sore, Sabtu (18/1/2020) terguling, sedikitnya ada delapan orang yang meninggal dunia, sementara puluhan penumpang lainnya mengalami luka-luka.

Sementara itu empat dari delapan korban yang tewas, siang ini, Minggu (19/1/2020) dimakamkan ditempat yang sama, yaitu ditempat pemakaman umum kp. Lio kel. Bojong Pondok Terong. Keempat korban tersebut antara lain. Diah Larasati (41), Riri Apriani (38), Maya Susilowati (43) dan Eni Indrayani (46).  Sementara empat korban lainnya Nurhayati (57), Fitriyah (57), Riri (37), Maria (4) dan Dede Purnama (41) yang merupakan sopir bus tersebut, masing-masing dimakamkan ditempat berbeda.

Kecelakaan tersebut terjadi saat bis yang membawa rombongan wisata para ibu-ibu kader Posyandu kelurahan Bojong Pondok Terong sedang menuju pulang, dari tempat tujuan wisata Tangkuban Perahu, dan ketika bis melintas di turunan Nagrok, Desa Palasari Ciater Subang, bis tiba-tiba labil, dan akhirnya terguling. Muniroh (53 tahun) salah satu penumpang yang selamat menceritakan, kejadiannya begitu tiba-tiba, mobil yang awalnya berjalan pelan, tau-tau kencang dan oleng hingga akhirnya terguling.

Menyikapi kejadian ini. banyak ungkapan duka yang ditujukan kepada para keluarga korban, salah satunya anggota dewan dari fraksi PKS, Habib Syarif Gasim, beliau menyampaikan ucapan duka dan keprihatinan yang mendalam kepada semua korban, terutama bagi keluarga korban yang meninggal dunia, sayangnya karena beliau sedang ada kegiatan, sehingga tidak bisa hadir, namun begitu, Habib Syarif Gasim berjanji, akan mendatangi korban yang mengalami musibah di turunan  nagrok Kab Subang Tersebut.

Ditulis oleh Husaini aspri HSG // dokumentasi foto Eman Sulaeman.