Ketua FPKS DPRD Kota Depok Sri Utami

DepkNews– Ketua Fraksi PKS Kota Depok, Sri Utami meminta kepada pemerintah untuk mengedukasi masyarakat terkait Vaksin yang diberikan. Edukasi tersebut harus dengan pendekatan yang persuasif bukan mengedepankan pemberatan dengan ancaman denda sekian juta rupiah.

“Bagaiamana pun masyarakat saat ini masih shock dengan pandemi yang datang tiba-tiba tanpa terduga dan berlangsung lama, ketakutan itu ada jadi pemerintah seharusnya lebih bijak dalam hal vaksinasi ini, ” ujar Sri Utami. Selasa (19/1/2020).

Selain itu juga soal petunjuk pelaksanaan vaksin pemerintah harus lebih menjelaskan kepada masyarakat. Semisal, mereka yang telah terinfeksi covid tidak perlu divaksin, lalu orang yang memiliki penyakit yang berisiko menjadi pemberat, dan lainya.

“Sebenarnya vaksin saja juga tidak cukup harus tetap disiplin 3 M (menjaga jarak, mencuci tangan, dan memakai masker) yang selalu disosialisasikan pemerintah. Jadi edukasi menghadapi pandemi ini harus diutamakan dan terus menerus dilakukan agar masyarakat paham. Dukungan selama ada jaminan kehalalan, keamanan dan kemanfaatan dari vaksin, ” ujarnya.

Selain itu pelaksanaan Vaksinasi COVID-19 yang dilakukan oleh pemerintahan pusat dinilai sangat tepat oleh ketua Fraksi PKS Depok. Bahkan Sri Utami juga mendukung kebijakan tersebut.

” Ini sebagai upaya untuk bisa menurunkan kurva pandemi COVID-19 di Kota Depok, upaya Ini harus kita dukung karena sudah melalui pemikiran yang panjang oleh jajaran pemerintah pusat, ” katanya.

Menurutnya dukungan tersebut disebabkan karena vaksin ini diyakini dapat membantu meningkatkan kekebalan masyarakat sehingga dapat menekan tingkat penularan COVID-19. Apalagi kata Sri Vaksin tersebut sudah keluar izin penggunaan darurat dari BP POM RI dan sertifikat halal dari MUI dan sudah didukung oleh lembaga kesehatan seperti Ikatan Dokter Indonesia (IDI).

“Jadi secara umum kita dapat mempercayai. Dari PKS Dewan Syariah Pusat juga sudah mengeluarkan banyak dukungan bagi pelaksanaan vaksinasi. Sehingga kita semakin yakin bahwa kebijakan vaksin ini harus didukung ya, ” tutur Sri Utami.