DepokNews–Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Kota Depok menangkap dua Warga Negara Asing (WNA) asal Pakistan karena kedapatan mengemis.

Kasubsi Intelijen Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Kota Depok Joko Ardianto Wibowo, ditangkap pada Jumat (27/12) malam di kawasan Margonda.

Kedua WNA Pakistan ini meminta sumbangan ke warga dan sejumlah masjid di Kota Bekasi, Bogor hingga Depok.

“Mereka mengumpulkan uang dari masjid ke masjid di Bekasi, Bogor tengah sampai Depok. Jadi pergerakan mereka itu titiknya cepat sekali kalau tadi kita sudah memeriksa hp-nya itu dia screen capture masjid yang ada di wilayah tadi,” ujarnya.

Kedua WNA ini berinisial FG dan MAG disinyalir telah dua kali datang ke Indonesia untuk meminta sumbangan.

Dia mengatakan ke dua menggunakan visa yang namanya D212 dimana di Indonesia itu mereka hanya bisa tinggal 60 hari, jadi 60 hari mereka tinggal di sini kemudian pergi dan kembali lagi ke Indonesia ngumpulin uang lagi, kami lihat sudah dua kali.

Dana yang terkumpul dari hasil meminta sumbangan tersebut akan dikirimkan ke seseorang yang berinisial ABG di Pakistan.

Uangnya untuk dikirimkan ke suatu lembaga di Pakistan bernama Madrasa Arabiah.

Mereka mengumpulkan uang lalu mengirimkan hasil pungutan tersebut melalui western union ke seseorang bernama ABG yang merupakan seorang warga negara Pakistan.

Dia mengaku, pihaknya masih mendalami indikasi keterlibatan jaringan lain serta menelusuri uang hasil dari sumbanganyang diminta dari para warga.

“Saya tidak dapat menjamin karena sedang kami telusuri lebih dalam lagi,” ujarnya.

Atas perbuatannya, kedua WNA Pakistan ini dijerat Pasal 122 huruf A dan B Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 dengan hukuman penjara paling lama 5 tahun, dan denda Rp 500 juta.

“Mereka ini terbukti menyalahgunakan atau melakukan kegiatan yang tidak sesuai dengan maksud dan tujuan pemberian izin tinggal yang diberikan, makanya kita tangkap,”katanya.

Pihaknya mengimbau masyarakat umum dan juga khususnya dewan kemakmuran masjid (DKM) agar lebih waspada terhadap segala jenis permintaan sumbangan.

“Kami mengimbau masyarakat khusunya dewan kemakmuran masjid di wilayah Kota Depok agar lebih waspada dan memperhatikan jenis-jenis pemungutan seperti ini, dan segera laporkan apabila menemukan kasus yang sama,”katanya.