Kepala DPAPMK Kota Depok, Nessi Annisa Handari (Istimewa)

DepokNews- Guna memperkuat ketahanan keluarga di Kota Depok, untuk mengurangi angka perceraian, kenakalan remaja, bahkan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). Pemkot Depok melalui
Dinas Perlindungan Anak Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga (DPAPMK) membuka pendafataran Sekolah Ayah Bunda.

Kepala DPAPMK Kota Depok Nessi Annisa Handari mengatakan pihaknya membuka pendafataran Sekolah Ayah Bunda. Sekolah Ayah Bunda ini salah satu kegiatan inovasi yg dilakukan Pemkot Depok setelah Sekolah Pra Nikah. Semoga mampu memberikan pembekalan dan ilmu-ilmu terkait ketahanan keluarga.

“Sekolah ini dirancang sebagai sarana pembelajaran ayah dan bunda di Kota Depok dalam mengelola keluarga,” kata Nessi.

Setelah diresmikan oleh Wali Kota Depok, Mohammad Idris, beberapa waktu yang lalu, saat ini sudah dibuka pendaftaran bagi ayah dan bunda yang berminat. Pendaftaran sekolah ini terbatas hanya untuk 14 pasang suami dan istri yang memiliki minimal satu anak dan asli warga Depok.

“Total peserta 25 pasang suami dan istri, 14 dibuka untuk umum, 11 lagi merupakan pasangan suami dan istri perwakilan dari kecamatan yang akan menjadi Duta Ketahanan Keluarga. Bagi yang ingin mendaftar siapkan persyaratan KTP Depok, buku nikah, kartu keluarga dan tentunya bersedia hadir selama delapan kali pertemuan,” jelasnya.

Dari delapan kali pertemuan, ucap Nessi, peserta diminta untuk hadir pada tanggal 15-16 November, 22-23 November, 29-30 November, 6-7 Desember 2019. Selain mendapat fasilitas alat tulis, peserta juga akan mendapat sertifikat dan batik saat wisuda Sekolah Ayah Bunda.

“Pendaftaran kami terima sebelum tanggal 6 November 2019. Info lebih lanjut bisa menghubungi Ibu Retno Lestari di 081314151396,” tutup Nessi.(mia)