DepokNews–Tim Pengabdian Masyarakat (Pengmas) dari Departemen Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FTUI) menggelar sebuah program bertajuk “Aksi UI untuk Negeri Green Kampung melalui Mural” sebagai bentuk edukasi seni visual mengenai kepedulian dalam menjaga dan melestarikan lingkungan dengan memanfaatkan ruang dua dimensi.

Ketua Pelaksana Pengmas yang juga dosen FTUI Ova Candra Dewi kepada wartawan pada Rabu (15/10) mengatakan tim Pengmas FTUI berupaya untuk menciptakan masyarakat yang peduli terhadap lingkungan dan menyampaikan pesan moral tentang lingkungan yang ditujukan bagi warga di semua kalangan usia.

Untuk menjalankan aksinya, Tim Pengmas FTUI memilih beberapa lokasi dinding rumah warga yang berlokasi di Jalan Nurul Hikmah 1 RT 06 RW 11 Kelurahan Tugu, Kecamatan Cimanggis.

Gagasan Green Kampung bermula dari inisiatif tim Pengmas FTUI untuk menumbuhkan rasa kepedulian warga setempat dalam hal ini warga Kelurahan Tugu, Cimanggis terhadap kondisi fisik lingkungan sebagai tempat tinggal masyakarat.

Seperti diantaranya upaya penghijauan kampung, pengolahan sampah, serta penghematan energi listrik dan air sedari dini di lingkungan rumah tinggal.

“Berkenaan dengan hal tersebut, Tim kami dari Pengmas FTUI menghadirkan ide Green Kampung melalui Kegiatan Mural,”katanya.

Sebuah upaya sederhana untuk menggerakkan para warga agar turut aktif mempedulikan lingkungan tempat tinggalnya demi menjaga alam dan lingkungan.

Program ini juga tidak sulit dijalankan karena warga juga memiliki selera seni dan kreatifitas yang tinggi dan juga anggota UI yang selalu semangat bekerja bersama warga.

Dinding yang dipakai juga merupakan hasil diskusi warga dan disesuaikan dengan tema yang diusung.

Namun tak jarang warga juga berinisiatif untuk melanjutkan di malam hari sekaligus menjaga keamanan kampung.

Antusiasme dan kerjasama warga dan karang taruna setempat terlihat cukup baik selama pelaksanaan Mural.

Kolaborasi yang terjalin antara warga, karang taruna, dan mahasiswa UI tidak hanya diharapkan selesai setelah kegiatan tersebut namun tidak menutup kemungkinan untuk kegiatan-kegiatan positif dan kreatif lainnya di kesempatan mendatang demi mewujudkan kampung-kampung yang peduli lingkungan.