DepokNews-Hajatan pesta demokrasi pada Pileg dan Pilpres lalu telah menguras tenaga serta pikiran. Bahkan, tidak jarang berujung pada perselisihan antar pendukung yang berpotensi pada perpecahan bangsa. “Kita mengajak rekonsiliasi umat melalui masjid. Mari kita hilangkan perbedaan dan perpecahan diantara masyarakat yang mendukung salah satu calon pilpres ataupun caleg,”ujar Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Depok KH. Dr. Iie Naseri Muhammad seusai acara Halal Bi Halal, Masjid Baitul Kamal Balaikota Depok. Margonda, Minggu (30/5).

Naseri mengungkapkan masyarakat terbawa pada perbedaan pilihan dukungan salah satu calon. Ia menilai, beredarnya berita hoax di medsos juga berimbas dalam kehidupan masyarakat. Untuk itu, dirinya mengajak masyarakat untuk kembali meramaikan masjid. “Kita tidak ingin dengar lagi adanya 01 atau 02 lagi, apapun partainya mari jaga persatuan dan kesatuan bangsa. Di masjid ini, kita lepaskan semua atribut dan jabatan. Yang ada adalah ukhuwah Islamiyah dalam memberdayakan umat melalui masjid,” paparnya.

Hal senada diutarakan Ust. Nur Efendi yang mengungkapkan melalui ajang Halal BI Halal sebagai ajang silaturahmi. Ia menambahkan, melalui masjid sebagai sarana pemersatu umat. “Tidak hanya ibadah saja, masjid juga sebagai tempat strategis dalam membangun umat,”paparnya.
Dalam kesempatan tersebut juga diadakan pelantikan Pengurus DMI Kecamatan Sawangan, Bojongsari dan Beji periode tahun 2019-2024. Dalam acara Halal Bisa Halal juga diisi tausiyah agama oleh Ust. Abdul Syukur (Az-Zikra-red), Ust Dery dan KH. Salman Khan. Nampak hadir juga Ketua PCNU Kota Depok Ust. Achmad Solechan, Walikota Depok KH. Mohammad Idris, Wakapolres Depok dan perwakilan pengurus DKM Masjid se-Depok.