Nazaar murah DKUM Depok (Foto: Mia Nala Dini-DepokNews)

DepokNews- Sebanyak 275 pelaku Wira Usaha Baru (WUB) angkatan 2019, berkontribusi menjajakan hasil produksi barangnya di Bazar Murah di Halaman gedung Dekranasda, Bakot Depok, Senin (27/5/2019).
Bazaar murah yang digelar Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (DKUM) ini, diselenggarakan selama dua hari sampai Selasa (28/5/2019). WUB ini terbagi dalam 30 stan dengan menjual berbagai macam barang, seperti kuliner, fashion, dan handycraft.


Kepala DKUM Kota Depok, Muhammad Fitriawan mengatakan, momentum bazar ini dapat jadikan sebagai ajang promosi untuk WUB dalam memasarkan produk-produk yang telah dihasilkan. 
“Supaya masyarakat luas tahu dan menjadi pelanggan setia para WUB,” kata Fitriawan.

Dia menuturkan, dari 30 meja stan lebih dari 20 meja memasarkan produk kuliner. Sisanya kerajinan tangan dan fesyen yang juga dibuat langsung oleh tangan-tangan para WUB. Harga yang dijajakan pun sangat terjangkau kisaran Rp15 ribu hingga Rp300ribu.

“Mudah-mudahan semuanya laku, apalagi momennya pas menjelang lebaran orang banyak yang beli kue kering, baju, dan lain sebagainya,” tuturnya.

Selain ketiga jenis produk tersebut, salah satu stan juga menjual daging sapi beku dengan harga yang miring, yakni sekitar Rp80 ribu perkilonya. Rata-rata Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan masyarakat umum pun ramai memenuhi stan-stan yang terbentang di halaman Balaikota.

Salah satu anggota keluarga Program Keluarga Harapan (PKH) rintisan Dinas Sosial juga berkontribusi menjual hasil olahan pangan, berupa makanan ringan dan kue kering. Asih warga Bojong Pondok Terong dan Sainah warga Bojongsari mengaku sangat terbantu dengan adanya bazar ini, sebab dalam dua hari mereka mampu meraup untung cukup besar.

“Alhamdulillah sangat terbantu sekali dengan adanya bazar ini, semoga Pemkot Depok selalu memberikan kami ruang dan wadah untuk mempromosikan produk-produk yang dihasilkan oleh kami,” tukasnya.

Sementara itu, Ketua Dekranasda Kota Depok, Elly Farida mengapresiasi dengan adanya kegiatan ini tentunya sangat berdampak positif. Disini melalui pemerintah daerah, akan selalu bahkan terus merangkul para pelaku usaha pemula. Dimana akan terus memberikan pendampingan berupa pelatihan, hingga produk yang dibuat bisa bersaing di dunia luar.

“Kami akan terus mendukung pelaku usaha mikro sehingga mampu membawa nama baik Kota Depok di luar sana,” tutup Bunda Elly.(mia)