Jakarta- Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan RI menggelar acara Puncak Perayaan Hari Pajak tahun 2021 secara virtual pada hari Rabu (14/7/2021). Berbagai kegiatan dilaksanakan dalam kondisi pandemi covid-19 yang masih belum juga berakhir. Di antaranya kegiatan DJP Peduli yang memberikan bantuan sosial kepada Yayasan Dompet Dhuafa dan Yayasan Isbatuna.

Ketua Yayasan Isbatuna Puguh Widodo, ketika dihubungi menerangkan yayasan yang mendampingi tuna netra ini merasakan dampak dari pandemi covid-19.

“Sebagian besar para tuna netra yang kami bina tidak bisa bekerja akibat pandemi. Alhamdulillah, kami mendapat bantuan dana, alat kesehatan, dan masker dari program kegiatan sosial yang diadakan Direktorat Jenderal Pajak. Sangat bermanfaat di tengah menjangkitnya wabah covid-19,” ujar Puguh kemarin (16/7/2021).

Pada kegiatan DJP PEDULI 2021 tersebut Puguh menjelaskan program yayasan Isbatuna yang sudah berjalan. Seperti pendampingan kehidupan keluarga disabilitas tuna netra, pendidikan, dakwah, dan tahfidz Alquran.

“Tuna netra dari segi kehidupan, sama halnya seperti kita yang bisa melihat. Beraktivitas untuk mencari nafkah, mendidik keluarga, dan sosial dakwah. Dengan qodarullah saudara-saudara kita ini belum bisa menikmati dengan penglihatannya sehingga mengalami kondisi ujian yang cukup berat menghadapi pandemi,” jelas Puguh.

“Maka Isbatuna ikut berperan aktif dalam pendampingan dan memperjuangkan dari segi kehidupan kesehariannya, untuk mengurangi beban – beban yang dirasakan,” tambahnya.

Dalam hal pendidikan, Yayasan Isbatuna melakukan pendampingan dan bantuan kepada penyandang tuna netra dan keluarganya. Rencananya akan ada program beasiswa sekolah bagi anak dari tingkat PAUD hingga perguruan tinggi.

“Kiranya kelak bisa menjadi seorang muzaki baru, bukan menjadi mustahik lagi. Supaya lebih baik masa depan kehidupan mereka di dunia maupun di akhir zaman nanti, Aamiin yaa Allah.” pungkas Puguh dalam akhir paparannya. (shl)