DepokNews–Ahad, 10 November 2019 – Melanjutkan kegiatan Diskusi Publik yang sukses digelar pada pekan sebelumnya, bertepatan pada hari pahlawan 10 November 2019, Pengurus DPC PKS Cipayung kembali menggelar Acara Diskusi Publik tahap ke-2, membedah gagasan bakal calon Walikota Depok Periode 2021-2026 dengan menghadirkan tiga Bacalon Walikota dari PKS yaitu T. Farida Rachmayanti, Amri Yusra, dan M. Supariyono.

Diskusi Publik kali ini dihadiri oleh tokoh tokoh masyarakat, ulama dan para ustadz, pimpinan majelis taklim, komunitas bank sampah dan komunitas pemuda. Wiji Aji Kusuma, Ketua DPC PKS Cipayung selaku penanggung jawab acara tersebut mengungkapkan bahwa kader kader PKS di Cipayung selama ini telah banyak melakukan kegiatan yang sinergi dengan aktivitas masyarakat. Wiji Aji mengharapkan sinergi yang telah terjalin tersebut dapat terus dikembangkan dan saling mendukung di antara kelompok masyarakat yang ada demi terwujudnya Cipayung yang berdisiplin, ramah, dan ikhlas.

Beberapa isu yang mengemuka dalam diskusi publik ini adalah isu lingkungan yang diungkapkan oleh salah satu peserta diskusi dari ibu ibu majelis taklim, yaitu keberadaan situ Citayam yang ada di Cipayung. Saat ini Masyarakat di Cipayung memimpikan lingkungan situ Citayam yang bersih dan asri, terkelola secara profesional dan mampu meningkatkan kualitas hidup dan perekonomian masyarakat di sekitarnya.

Isu terkait bidang pendidikan dan kepemudaan diungkapkan oleh Untung Subekti, salah satu pelopor Saung Cerdas di Bojong Pondok Terong. Kegiatan Saung Cerdas di Cipayung telah mamasuki tahun ke-3 dan mendapat sambutan positif pemerintah dan masyarakat di Kecamatan Cipayung dengan membuka bebagai bimbingan belajar secara gratis. Dengan bersemangat, Untung menceritakan perjalanan aktivitas komunitas pemuda yang didirikannya dengan nama Komunitas Muda Peduli Bangsa (KMPB) di depan forum diskusi dengan harapan kiranya kedepan, aspek pembinaan kepemudaan di Cipayung mendapat dukungan yang lebih besar dari Pemerintah Kota Depok, terutama dalam hal akses informasi dan fasilitas pembinaan organisasi yang resmi dari Pemerintah sebagaimana fasilitas pembinaan yang selama ini diberikan kepada Karang Taruna. Mendengar cerita yang begitu heroik dari Untung, Farida Rachmayanti pun berjanji akan mengunjungi Saung Cerdas yang diceritakan Untung pada lain kesempatan.

Moderator diskusi kali ini, Dewo Yogisworo, Direktur Daerah LPPSDM (Lembaga Pembinaan Pengembangan Dakwah & Sumber Daya Manusia) – DPD BKPRMI (Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia) Kota Depok dengan cerdik merangkum semua permasalahan di Cipayung dalam suatu lagu berjudul Mars Cipayung, yang diciptakan oleh Kombespol (purn) H. Agus Purwoto yang juga hadir pada acara Diskusi Publik sore itu. Agus Puwoto menyerahkan kenang-kenangan berupa CD lagu Mars Cipayung kepada ketiga bacalon walikota sebagai simbol harapan masyarakat Cipayung akan perbaikan lingkungan hidup, perekonomian dan pendidikan di wilayah Cipayung.

Lagu Mars Cipayung ciptaan Kombespol (purn) H. Agus Purwoto dapat disaksikan di Link https://youtu.be/kgfhoYABd2E