DepokNews -Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Diskarpur) Kota Depok mengakui bahwa jumlah buku yang dimiliki masih sangat kurang di banding dengan jumlah penduduk di Kota Depok. Hal tersebut disampaikan Kabid Perpustakaan (Diskarpur), Catur saat dikonfirmasi. Selasa (24/9/2019).

“Yang kurang jumlah koleksi buku bacaan, Masih jauh dibanding jumlah penduduk. Tapi masih bisa disiasati melalui bantuan hibah buku dari Perpusnas dan melalui donasi buku,” pungkasnya.

Dijelaskan Catur saat ini jumlah buku yang dimiliki Diskarpur sekitar 41.167 eksemplar dan idealnya setiap tahun harusnya ada 50. 000 penambahan buku yang harus di koleksi. “Tapi kita masih kurang, kita baru bisa 5000 pertahun seharusnya pertahun 50000 koleksi dan itu sesuai dengan jumlah penduduk Kota Depok,” katanya.

Selain jumlah buku yang kurang pihaknya juga mendapat kendala yaitu minimnya sarana prasarana perpustakaan. “Jumlah Perpustakaan yang kita bina ada 27 perpustakaan, selama ini ruangan khusus perpustakaan dan SDM pengelola disetiap Sekolah masih sangat kurang dan bahkan SDM nya kadang merangkap sebagai guru,” pungkasnya.

Dirinya berharap perpustakaan lebih berkembang jumlahnya. Sebab perpustakaan dapat meningkatkan minat baca masyarakat. ” Perpustakaan adalah garda terdepan untuk adanya gerakan literasi sekolah. Harapannya literasi dapat menjadi solusi setiap permasalahan di masyarakat yang lebih dikenal dengan perpustakaan berbasis inklusi,” tuturnya