DepokNews- Guna mengurai kemacetan di Jalan Raya Sawangan, dikarenakan ambrolnya jembatan Mampang, pada Kamis malam lalu, (27/6/2019). Dinas Perhubungan Kota Depok menerapkan sistem buka tutup untuk mengurai kemacetan panjang di ruas jalan tersebut.

Semenjak robohnya jembatan yang berada tepat di depan Masjid Al Istiqomah Mampang ini, kepadatan kendaraan bermotor mengekor hingga 5 kilometer.

“Dishub Depok menerapkan sistem buka tutup baik dari arah Sawangan ke Dewi Sartika begitu pun sebaliknya. Kira-kira ini ekor kemacetan sampai 5 kilometer,” kata Kepala Dishub Kota Depok Dadan Wihana, Minggu (30/6/2019).

Sistem buka tutup akan diberlakukan dalam hitungan menit secara bergantian. Petugas pun sudah disiagakan di lokasi, untuk membantu mengurai kemacetan.

“Sebanyak 10 petugas disiagakan di Perempatan Mampang, masyarakat juga harus bersabar, karena jembatan sedang dalam perbaikan,” pinta dadan.

Dadan melanjutkan, ekor kendaraan bermotor dari arah Sawangan ke Mampang berada di Parung Bingung. Sedangkan ke arah timur sampai di Persimpangan Dewi Sartika tepatnya Sandra, Pitara.

Untuk jembatan yang ambrol, saat ini sedang dalam perbaikan. Dadan juga menyebutkan, bahwa Jalan Raya Sawangan adalah Jalan Nasional, jadi sekarang sedang dikerjakan oleh pemerintah pusat.

“Semoga secepatnya selesai, pengendara dapat berkendara dengan lancar kembali,” tutupnya.(mia)