DepokNews- Sebanyak 125 Orang Terlantar (OT), dan 11 Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), telah diamankan Petugas Dinas Sosial (Dinsos) Kota Depok.

Kebanyakan OT dari luar daerah Depok, yang datang untuk mencari keluarga namun kehabisan ongkos pulang. Sedangkan ODGJ, melarikan diri dari rumah dan tidak mau kembali lagi ke rumah.

Kepala Dinsos Kota Depok Kafrawi menjelaskan, data tersebut tercatat sejak Bulan Januari hingga Oktober 2018. Penanganan yang dilakukan Dinsos adalah mengembalikan ke keluarga.

“Karena penanganan yang paling tepat adalah keluarga, kami hanya membantu menfasilitasi dan mediasi,” terang Kafrawi.

Sedangkan ODGJ, pihaknya tetap melayani sepenuh hati. Bahkan tak segan anggota memandikan jika keadaannya tidak terurus. Kemudian, bila tidak dijemput maka pihaknya akan mencari keluarga, baik OT maupun ODGJ, melalui pekerja sosial, kader yang ada di kecamatan.

“Pekerja kami akan mencari keluarga mereka. Maksimal tujuh hari, jika tidak ada yang menjemput, kami yang cari,” jelasnya kembali.

OT dan ODGJ, selama dalam masa pencarian keluarga. Akan ditempatkan di rumah singgah milik Dinsos, yang berada di daerah Beji.

Selama itu, pihaknya akan mencari tahu berdasarkan pengakuan mereka. Jika mengalami gangguan jiwa, akan dibawa dahulu ke RSUD Depok untuk mengetahui sakit atau tidaknya. Jika mengalami gangguan jiwa, maka akan dibawa ke RSJ Marzuki Mahdi di Bogor, milik pemerintah.

“ODGJ kebanyakan lepas dari keluarga, dan tidak mau pulang,” tutupnya.(mia)