DepokNews–Diklat Futsal Persaudaraan Sepakbola Kapuk Pondokcina dilaunching dan diresmikan oleh Ketua Umum KONI Amri Yusra bertempat di Lapangan Futsal Family.

Ardiansyah salah seorang pendiri Persika FC mengatakan, maksud dan tujuan dibentuknya sebuah wadah olahraga untuk anak-anak usia dini dan remaja, untuk memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk berkreasi dan mengembangkan bakatnya.

Mengingat fase anak-anak adalah sedang mencari jati diri, masa peralihan yang sangat rentan.

“Dengan inovasi ini semoga anak-anak dapat melakukan waktu luangnya ke hal-hal yang positif dan menghidari anak-anak agar tidak salah arah dalam melangkah serta tidak berkecimpung ke arah yang negatif,” katanya.

Abang Yayan panggilan akrabnya, juga menyampaikan eksistensi Persika FC yang keberadaannya terbentuk pada bulan Mei 1999, yang hampir 21 tahun berdiri sudah memilik banyak kiprah dalam menggelar berbagai event olahraga.

Dengan semangat kebersamaan dan di dasari kepedulian, para penggiat olahraga yang tergabung di Persika, akademi / diklat Futsal usia dini dan remaja dapat berdiri dan mendapat tempat di hati masyarakat serta apresiasi dari induk olahraga Kota Depok.

Tujuan utamanya adalah untuk mengembangkan bakat dan membina anak-anak untuk belajar disiplin.

“Dengan adanya diklat ini juga sebagai sarana komunikasi dan mencari potensi SDM di bidang olahraga Futsal, baik yang ada di lingkungan Pondokcina maupun yang ada di wilayah Kecamatan Beji,”katanya.

Ketua umum KONI Depok Amri Yusra menyatakan, sangat menyambut baik berdirinya wadah pelatihan olahraga Futsal yang di inisiasi oleh para penggiat Persika, dengan wasillah para penggiat olahraga Persika ini, yang sebenarnya rata-rata sudah dewasa dan sudah tidak muda lagi, serta sibuk dengan status pekerjaan dan urusan keluarga, tapi masih memiliki kepedulian kepada masyarakat dan masa depan anak-anak.

Dia mengatakan anak-anak di bina bukan sekedar menjadi calon atlit, tapi sebagai calon pemimpin bangsa.

“Untuk itu kami berpesan selain diberikan pelatihan teknik-teknik olahraga futsal, juga harus diberikan materi dengan konsep kurikulum demi menunjang dan menambah wawasan kepada anak-anak hingga bertambah cerdas dan berakhlakul karimah,” katanya.

Dia mengatakan pastinya akan ada perubahan bagi anak-anak yang mengikuti diklat dengan anak-anak sebayanya yang tidak mengikuti pelatihan, untuk itu beliau juga berpesan agar anak-anak dapat pelajaran materi untuk tambahan wawasannya.

“Karena anak-anak yang kita akan kita bina ini, secara tidak langsung kita sedang mempersiapkan generasi penerus dan calon-calon pemimpin bangsa,”katanya.

Bahwa kegiatan ini adalah bagian dari konstribusi masyarakat dalam mendukung olahraga Kota Depok, dengan adanya diklat ini mudah-mudahan lahir dan tumbuh anak-anak yang berkualitas dan menjadi atlit profesional yang berakhlakul karimah.