DepokNews- Bakal Calon Wali Kota Depok, Imam Budi Hartono (IBH) mengklarifikasi hubungannya dengan Wali Kota Depok yang diberitakan tidak harmonis akibat saling sindir di beberapa media lokal dan cetak.

“Terjadi frame di masyarakat bahwa hubungan saya dengan Wali Kota, ke dua hubungan kita dengan PKS terkait siapa yang di usung PKS, “ujarnya usai diskusi membedah gagasan Bakal Calon Dari PKS Periode 2021-2026 di Bengkel Kopi Sapu Lidi, Mampang, Pancoran Mas. Sabtu (12/10/2019).

Imam menjelaskan bahwa Muhammad Idris adalah gurunya serta pemimpin di Kota Depok. Sebagai masyarakat tentunya Imam menghormati posisi tersebut.

” Saya menganggap beliau sebagai Wali Kota saya dan guru saya.
Saya hormat atas itu dan sya harus dukung semua kebijakan positif dalam membangun Kota Depok dan kita akan melanjutkan hal yang positif tersebut. Jadi klier menurut saya tidak ada lagi masalah, “ujarnya.

Masalah siapa yang diusung PKS, Imam tidak mempermasalahkan. Sebab semua keputusan ada di DPP.

” Saya ini hanya diperintahkan untuk menaikkan elektabilitas. Jadi sekali lagi siapapun yang diusung PKS baik saya atau pak Idris dan bahkan orang lain itu sudah tidak ada masalah. Jadi clear yah, “katanya.

Ia meminta agar hubungan dirinya dan Wali Kota Depok tidak menjadi Frame yang tidak harmonis.

” Jangan dijadikan perkataan saya dan pak idris frame yang tidak harmonis. Saya suda watchap beliau dan dalam dekat ini. Jika nggak ada halangan saya akan silaturahmi supaya kondisi masyarakat bisa adem, “terangnya.

IBH mengungkapkan akibat pemberitaan di beberapa media membuat pendukungnya dengan Idris saling marah. Padahal isi berita tidak seperti itu.

” Gara – gara berita itu pendukung saya dan beliau saling marah. Padahal isi beritanya tidak seperti itu biasa – biasa. Karena frame supaya medianya bombastis. Sehingga dibuat judul itu. Saya berharap lewat berita ini bisa diklarifikasi dan media bisa membuat kedamaian terkait berita sebelumnya, “tuturnya.