DepokNews – Ramainya pemberitaan terkait mundurnya sejumlah kader dan pengurus Partai Ummat Kota Depok ditanggapi langsung oleh Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Ummat Buni Yani.

Pada kesempatan tersebut, Buni Yani tak membantah adaya beberapa pengurus yang mengundurkan diri. Namun dari 27 orang yang mundur,DPD Partai Ummat Depok justru mendapat tambahan sebanyak 57 orang yang mau bergabung.

“Yang membubarkan diri kan 26 orang. Nah sekarang yang masuk 57 orang,” kata Buni Yani saat ditemui di kantor DPD Partai Ummat Depok, Senin (11/10).

Berangkat dari hal tersebut, Buni Yani menegaskan bahwa DPD Partai Ummat Depok tidak bubar seperti yang santer diberitakan.

“Jadi bubarnya dimana. Jadi yang disebut karam itu yang dimana,” tegasnya.

Ia juga meminta Isu pengunduran diri puluhan kader Partai Ummat Depok tersebut tidak dimanfaatkan pihak tertentu, dengan ‘membesar-besarkan’ ataupun menjelek-jelekan partainya.

Sebab, lanjut dia, pengunduran diri yang dilakukan puluhan kader Partai Ummat Depok tersebut tanpa pemberitahuan resmi, memberikan surat pengunduran diri kepada partai.

“Jadi kita pakai logika aja, yang mengundurkan diri itu 26 orang. Mereka mau jadi pengurus minta SK di atas materai, sekarang pergi (mengundurkan diri) begitu saja, coba kalian nilai sendiri.”

“Jadi bisa dikatakan patah satu tumbuh seribu, mereka pergi 26 orang, tapi yang masuk 57 orang. Kita ini kewalahan di DPP Partai Ummat (terkait banyaknya masyarakat yang ingin menjadi anggota), di DPP saya Ketua,” ungkapnya.